agen bola,betting-Kado Ultah SBY: Menyerah pada Subsidi BBM















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

 


Entah, ada apa dengan pemerintah Republik Indonesia ini? Terutama bila kita bicara soal kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan bermotor. Menurut data yang dirilis KOMPAS.com edisi 7 Februari 2011, besaran subsidi BBM untuk APBN tahun 2011 mencapai angka 92.79 triliun. Naik bila dibandingkan dengan penetapan subsidi BBM pada APBN tahun 2010 yang “hanya” 88.89 triliun. Jumlah subsidi ini, diperkirakan bakal membengkak lagi sekitar 50 triliun di tahun 2012.


Angka-angka yang sesungguhnya cukup besar persentasenya dalam APBN kita ini, boleh jadi tampak wajar saja. Terlebih bila dikaitkan peran pemerintah terhadap kewajiban menopang ekonomi ‘wong cilik’. Sehingga, penghapusan subsidi tentu akan mengundang reaksikeras dari masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, yayasan lembaga perlindungan konsumen, termasuk analisis dari para ekonom yang tak sedikit tidak setuju bila ada kebijakan penghapusan subsidi.


Bahkan, agar angka subsidi tidak terus melonjak, pihak Pertamina pun merasa perlu mengkampanyekan kepada masyarakat pengguna kendaraan agar tidak lagi mengandalkan BBM bersubsidi. Untuk tujuan ini, Pertamina meluncurkan program kampanye bertajuk ‘Pertamaxisasi’. Program ini, antara lain diwujudkan melalui tayangan iklan di berbagai media dan TV. Entah, berapa pula biaya yang harus dikeluarkan Pertamina untuk urusan kampanye ini.


Pertanyaan saya , mengapa kampanye Pertamaxisasi ini diperlukan sehingga menjadi beban Pertamina serta pemerintah? Terus terang, yang saya ingin katakan bahwa bentuk-bentuk upaya seperti ini lebih mencerminkan ketidakberdayaan pemerintah.


Ketidakberdayaan terhadap siapa?


Saya akan mengawali persoalan ini dari fakta-fakta teknis. Bahwa sesungguhnya, produk mobil yang dipasarkan produsen mobil dan diwakili oleh Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), merupakan konsumen dari subsidi BBM yang besar itu. Namun, treatment yang ditempuh pemerintah, justru lebih terfokus pada konsumen penggunanya. Dengan kata lain, konsumen pemilik mobil itulah yang dinilai bandel karena terus menerus mengkonsumsi BBM bersubsidi.


Mengapa ini terjadi? Apakah karena rakyat kita yang menjadi konsumen tidak punya posisi tawar dengan pemerintah sehingga dengan mudah dikambinghitamkan?


Sesungguhnya, dosa terbesar tergerusnya APBN dalam bentuk subsidi ini, ada pada pemerintah. Bila dicermati, setidaknya sejak tahun 2000 silam, produk otomotif yang dipasarkan di Indonesia mayoritas tidak layak lagi mengkonsumsi BBM jenis Premium yang memiliki bilangan oktan 88. Apa dasarnya?


Coba telisik fakta-fakta berikut. Honda Jazz VTEC yang dipasarkan di Indonesia dilengkapi mesin dengan rasio kompresi 10.1 : 1 dan Honda Jazz i-DSI 10.4 : 1. Mobil produk Jepang lainnya, Toyota Yaris mesinnya memiliki kompresi 10.5 : 1, sama dengan Grand Livina 1.5 liter. Sementara Avanza 11 : 1, Suzuki Swift 9.5 : 1, dan Daihatsu Terios 10 : 1. Dari daratan Eropa, BMW 325i memiliki mesin dengan rasio kompresi 10.5 : 1 pula serta Mercedes Benz C230 dengan 11.2 : 1. Mobil-mobil ini, tidak bisa dipungkiri memiliki populasi terbesar di Indonesia.


Bila mengacu pada prinsip karakter teknis sebuah mesin, maka mobil-mobil yang disebut di atas, mestinya mengkonsumsi BBM dengan angka oktan minimal 92 RON. Itu berarti, setara dengan Pertamax. Bahkan untuk mendapatkan performa optimal, Toyota Avanza yang laris bak kacang goreng di masyarakat kita serta Mercedes C230, idealnya menggunakan BBM dengan oktan 95 atau setara Pertamax Plus.


Pemakaian BBM setingkat premium dengan oktan 88 (faktanya terkadang kurang dari angka itu), sebenarnya akan berdampak merugikan konsumen pemakai mobil-mobil dimaksud. BBM oktan rendah memiliki spesifikasi lebih cepat terbakar dibandingkan dengan BBM beroktan tinggi. Dengan demikian, mobil berkompresi tinggi yang mengkonsumsi BBM jenis ini akan mengalami knocking atau ngelitik.


Gejala ini terjadi karena BBM yang masuk ke ruang bakar lebih cepat terbakar sebelum pergerakan piston mesin mencapai titik mati atas (TMA) untuk melakukan kompresi. Secara sederhana, bisa digambarkan bahwa proses pembakaran bahan bakar menghasilkan energy. Dan karena energi dari pembakaran dimaksud tercipta di saat piston bergerak ke atas, akibatnya terjadi benturan energi di tengah. Bunyi benturan inilah yang kita dengar sebagai knocking atau ngelitik.


Secara teknis, dampak yang ditimbulkan oleh proses ini yakni kerusakan pada mekanisme mesin. Mulai dari kemungkinan terjadinya lubang pada kubah piston atau silinder, rusaknya dinding piston hingga jebolnya setang piston. Tipe kerusakan ini, tergolong kasus berat dalam mekanisme mesin.


Kerusakan lingkungan juga termasuk dampak lain dari pembakaran prematur ini. Bagaimana pun, proses pembakaran yang tidak sesuai dengan timing, menghasilkan emisi yang sangat kaya akan unsur CO dan NOx yang amat beracun. Sedang terhadap pemilik mobil sebagai konsumen, proses ini jelas akan memperpendek usia pakai mesin. Tenaga yang dihasilkan mesin bahkan tidak optimal sehingga justru menghasilkan pemborosan.


Lalu, apa hubungannya dengan soal subsidi tadi?


Sejujurnya, pilihan masyarakat untuk menggunakan BBM bersubsidi (Premium) yang nota bene memiliki oktan rendah, lebih banyak karena ketidakpahaman akan kerugian yang timbul kemudian. Ketidakpahaman dan ketidaktahuan ini, juga dikarenakan pihak produsen (ATPM) memang tidak pernah mengkomunikasikan hal dimaksud. Kalau pun tertera dalam spesifikasi mobil yang dijual, lebih kepada formalitas dan konsumen pun sesungguhnya banyak yang tidak paham maksud angka-angka itu.


Bagi produsen atau ATPM, ketidakpahaman ini menjadi sesuatu yang menguntungkan karena digunakan sebagai gimmick untuk melariskan produknya. Bayangkan, dengan iming-iming mesin berkapasitas kecil, tenaga besar, harga murah dan hanya mengkonsumsi jenis BBM yang murah pula? Konsumen mana yang tak tergoda?


Saya sangat yakin, di jajaran pemerintahan, terutama di Departemen Perindustrian dan Perdagangan, persoalan dan pemahaman teknis ini bukan sesuatu yang asing. Mereka, para ahli di departemen-depertemen itu, sangat sadar bahwa sesungguhnya ada upaya legal bisa dilakukan agar konsumen atau masyarakat pembeli mobil-mobil ini terpaksa harus berpaling memakai BBM jenis Pertamax.


Bila memang punya political will, ada kemauan dan power, pemerintah melalui Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Indonesia) bisa memaksa produsen (ATPM) itu agar membeberkan secara gamblang dalam spesifikasi produk yang dijualnya tentang kebutuhan minimal oktan BBM yang diperlukan. ATPM harusnya dipaksa menjelaskan apa dampak dari pemakaian BBM beroktan rendah pada mesin-mesin mobil yang mereka pasarkan. Bila perlu, ATPM dipaksa pula membuat aturan bahwa mobil yang rusak akibat mengkonsumsi BBM oktan rendah, dengan sendirinya kehilangan seluruh jaminan purna jual.


Ini tentu saja harus diatur dalam sebuah regulasi yang komprehensif. DPR mestinya bisa mendorong pemerintah segera mewujudkan regulasi ini.


Faktanya, pemerintah dan perangkat negara lainnya yang terkait, sama sekali tidak menempuh upaya demikian. Bahkan justru menempuh jalan pintas ‘memaksa’ Pertamina untuk membuat iklan imbauan. Apakah sikap pasif dan masa bodoh pemerintah ini karena adanya faktor politis dengan negara-negara yang menjadi produsen mobil-mobil itu?


Bila benar demikian, makin jelas pemerintah kita memang tidak memiliki otoritas, bahkan terhadap kepentingan membela konsumen yang nota bene adalah rakyatnya sendiri. Pemerintah mungkin takut dengan Negara produsen mobil dan lebih memilih menyerah lewat penyediaan alokasi anggaran subsidi setiap tahun di dalam APBN.


Sungguh ironis, karena Indonesia sebenarnya mulai menggeser posisi Thailand sebagai potensi pasar kendaraan bermotor terbesar di Asean. Mudah-mudahan ulasan ini bisa menjadi salah satu bentuk kado ulang tahun Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.







starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jusuf Kalla dan Kemandirian Bangsa















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

“Jangan harap kita bermartabat dari rasa kasihan orang lain. Dan jangan harap kita bermartabat dengan memakan beras dari orang lain” (Muhammad Jusuf Kalla, Malang 22 juni 2011).


Potongan kalimat di atas merupakan kutipan dari pidato yang disampaikan oleh mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK) dalam dalam acara Dialog Kebangsasaan bertemakan “Refleksi untuk Indonesia yang mandiri dan bermartabat” yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang di Gedung Widyaloka beberapa watu yang lalu.


Bagi mereka yang hanya memuja kesempurnaan bertutur kata, kutipan di atas mungkin biasa-biasa saja. Tapi bagi saya dan Anda, yang sangat mengidamkan agar bangsa ini maju dan berdiri di atas kaki sendiri, kutipan di atas tentu memiliki makna yang cukup kuat. Semakin kuat setelah akhir-kahir ini Indonesia harus menggelontorkan sebanyak 45 trilliun untuk mengimpor berbagai produk pangan. Bukan hanya beras dan jagung yang diimpor, ubi kayu alias singkong pun diimpor. Bahkan, garam pun harus kita impor, padahal garis pantai negera ini adalah salah satu yang terpanjang di dunia.


Lewat potongan kalimat di atas, JK ingin menyampaikan kepada kita bahwa bengsa ini punya kemampuan untuk maju dengan kemandirian dan berdiri di atas kaki sendiri. Kita bisa, tanpa harus bergantung pada orang lain (asing), karena kita kaya akan sumberdaya lokal yang seringkali terabaikan.


Kalau dulu saja, kita bisa membangun candi-candi yang megah seperti Borobudur dan membuat perahu layar Phinisi yang begitu gagah mengarungi samudera hingga ke Madagaskar tanpa harus mendatangkan ahli pembuat candi dan kapal layar dari luar negeri, kenapa sekarang kita tidak bisa menjadi bangsa yang mandiri? Mungkin kira-kira seperti itulah salah satu pesan yang ingin disampaikan oleh JK dalam potongan kalimat di atas.


Di ITB untuk kemandirian bangsa


Hari ini, sabtu (20/08/2011), JK disembut gemuruh tepuk tangan sekitar 200 mahasiswa saat tiba di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB). JK hadir untuk memberikan kuliah umum dalam acara yang bertajuk Presidential Lecture di Aula Barat Institut Teknologi Bandung. Beliau menyampaikan ceramahnya yang berjudul “Indonesia 2045, Sudahkan Kita Berdiri Sendiri?”.


Diundangnya JK sebagai nara sumber di acara tersebut merupakan bukti pengakuan dari kalangan akademisi kalau JK memang punya kompetensi, khususnya dalam hal isu kemandirian bangsa.Dan kompetensi JK dalam hal kemandirian bangsa tidak hanya sebatas pada pidato-pidato semata, tetapi telah ditunjukkannya melalui berbagai karya nyata. JK memang adalah sosok pemimpin efektif seperti yang digambarkan oleh pakar managemen Peter Drucker, yakni beliau bukan pemimpin yang hanya sibuk membangun citra dengan pidato-pidato yang memukau agar disukai, tetapi pemimpin yang dapat menghasilkan hasil kerja nyata.


Pembangunan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dan Kuala Namu Medan, yang seratus persen menggunakan tenaga anak bangsa, merupakan sedikit bukti akan hal itu. Bahkan saat ini, JK sedang menggagas pembangunan proyek monorel di sejumlah kota besar di Inodonesia seperti Makassar dan Bandung, yang dalam pengerjaannya sepenuhnya juga akan menggunakan tenaga anak bangsa.


Anda tentu juga masih ingat dengan kalimat “JK Collection”. Saat sedang berkampanye di sebuah stasiun TV swasta pada pilpres 2009 lalu, di depan para anggota Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia JK dengan spontan membuka sepatunya, kemudian berucap lantang “lihat sepatu saya, JK Collection” yang sekita itu disambut dengan gemuruh tepuk tangan oleh para audient.


Apa yang dilakukan JK saat itu, sangat kontras dengan Menteri Perdagangan Mari Eka Pangestu. Bu Menteri yang saat ini dianggap bertanggung jawab atas masuknnya garam impor yang begitu deras ke Indonesia belakangan ini, beberapa waktu yang lalu menolak untuk mengenakan sepatu buatan lokal dengan alasan takut kakinya lecet.


Pesan yang ingin disampaikan JK, lewat “JK Collection”, sebenarnya sangat jelas, yakni sebagai bangsa kita harus cinta dan bangga terhadap produk dalam negeri. Karena hanya dengan kecintaan terhadap produk dalam negeri, industri kita akan kuat dan maju, serta menjadi tuan di negeri sendiri, bahkan menjadi raja di kancah internasional.


Kita selalu terheran-heran dengan kemajuan Jepang dan Korea Selatan saat ini. Mungkin kita selalu bertanya kenapa Indonesia hingga kini belum mempunyai produk atau brand nasional yang bisa eksis dan kompetitif di pasar internasional (go international), semisal Jepang yang begitu digdaya dalam industri otomotif dunia lewat sederet merek seperti Toyota, Honda, Suzuki dan Yamaha atau Korea Selatan yang berjaya dengan Samsung, Nissan dan Hyundai-nya? Mengapa di pasar internasional, kita hanya dikenal sebagai negera pengekspor bahan mentah (raw material) dan TKI yang seringkali direndahkan dan menjadi objek penyiksaan?


Jawaban dari pertanyaan tersebut sebenarnya sederhana, yakni kebanggaan kita terhadap produk dalam negeri sangat rendah. Padahal, kecintaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri merupakan salah satu bukti wujud rasa nasionalisme kita?jika memang ada. Kenyataannya, saat ini, sebagian besar dari kita lebih doyan terhadap segala sesuatu yang berbau impor, karena dalam mindset kita semua yang berbau impor itu selalu lebih bagus.


Menurut Rhenald Kasali, suatu produk/brandakan eksis di pasar internasional─luar negeri─ jika di dalam negeri produk/brandtersebut juga eksis─minimal dihargai. Itulah yang terjadi pada Jepang dan Korea, semangat nasionalisme yang diwujudkan melalui kecintaan dan kebanggaan mereka ?terhadap produk dalam negeri begitu kuat. Konon kabarnya, walaupun bermukim di Amerika, dalam urusan membeli mobil, orang Korea akan berusaha mati-matian untuk mendapatkan mobil buatan Korea meskipun dengan harga yang relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan mobil-mobil produksi Amerika. Sesuatu yang amat kontras jika dibandingkan dengan kebiasaan orang kita. Tidak usah di luar negeri, di dalam negeri saja orang kita begitu doyan memburu barang impor. Padahal buatan anak bangsa untuk produk yang sama juga ada.


Sebagai bangsa komunal, kita butuh sosok-sosok seperti JK sebagai panutan unutk mewujudkan kemandirian bangsa. Kita berharap semoga dari diskusi yang dilaksanakan di ITB tersebut akan menginspirasi lahirnya JK-JK muda. Semoga JK dapat menularkan spirit dan pegalamannya dalam hal membangun kemandirian bangsa kepada para generasi muda, sehingga kedepannya bangsa ini bisa berdiri di atas kaki sendiri.


***


Sumber tulisan KOMPAS.Com dan MetroNews


 






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jualan di Indonesia kok Pake Dollar!















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

 


13336365812100972386


Ilustrasi/Admin (Shutterstock)


 


“Yang ini lima ratus empat puluh enam…” kata si Penjual pada Mang Kosim yang mampir ke tokonya untuk melihat-lihat laptop. Bukan gaya-gayaan, Mang Kosim liat-liat laptop buat anaknya yang lagi kuliah, dan konon sekarang sedang nyusun skripsi, jadi perlu laptop. “Murah geuning (ternyata), nggak sampai enam ratus rebu…” kata Mang Kosim sambil tersenyum senang. Si Penjual ikut tersenyum, “Bukan 546 ribu, Pak, 546 dolar!” katanya.


Mendengar itu Mang Kosim langsung nyureng, “546 dolar? Wah nggak jadi atuh, saya mah nggak punya duit dolar. Ini bawa lima juta saja sudah pada lecek duitnya, hasil kumpul-kumpul jual jengkol, rambutan, sama jual pohon sengon 5 batang…” katanya dengan wajah kecewa.


Si Penjual tersenyum lagi, entah tulus apa enggak, “Kalau bapak anggarannya segitu, ini ada yang 428 dolar, masih bisa masuk, spesifikasinya sama, cuma beda merek saja, yang ini buatan Indonesia, cuma yang ini belum termasuk OS, masih kosongan…” katanya lagi sambil menunjuk laptop yang lain.


Mang Kosim mendelik, “Saya mau beli laptop yang ada isinya Koh.. masak saya beli laptop yang kosong. Anak sayah butuh laptop, bukan kantongnya!” katanya sebel, merasa dirinya dilecehkan sama yang jual.


Si Penjual tersenyum lagi, “Maksudnya, yang? ini belum termasuk programnya. Kalau mau sama programnya sekalian, nambah 25 dolar lagi, nanti kita installin sekalian…” sambungnya, sambil terlihat berusaha sabar menghadapi Mang Kosim.


“Nah gitu atuh, nawarin barang yang jelas, terus jadinya berapa kalo sama programnya?” tanya Mang Kosim. Si Penjual ngambil kalkulator, “428 sama 25 sama dengan…..” si Penjual belum ngomong, Mang Kosim sudah motong, “453! Masak ngitung segitu aja pake kalkulator…!” katanya. Si Penjual nyengir asem, “Iya segitu Pa, 453…”


“Dolar lagi?” tanya Mang Kosim. Si Penjual mengangguk. “Dolar Amerika apa dolar Hongkong?” tanya Mang Kosim lagi. “Amerika Pa…” jawab si Penjual lagi. “Memangnya di sini nggak jual laptop yang pake duit kita? Apa kita harus ke Amerika dulu nukerin duit buat beli laptop di sinih?” tanya Mang Kosim dengan sebel. “Di sini semuanya pake dolar Pa….” kata si Penjual.


“Ya sudah, kalo nggak ada laptop yang harganya pake duit sini, saya nyari di toko sebelah saja…” kata Mang Kosim sambil beranjak dan menarik tangan Kabayan yang menemaninya. Tapi si Penjual segera menahan Mang Kosim, “Sebentar Pa, di sini, walau semuanya pake dolar, tapi bisa di kurs-kan sesuai dengan nilai kurs sekarang…” katanya lagi, “Jadi bapak masih bisa pake uang rupiah yang bapak punya, tinggal kita hitung berapa kurs dolar ke rupiah sekarang, terus dikali nilai barangnya…” kata si Penjual lagi.


Mang Kosim melengos, “Jadi saya masih bisa pake duit saya nih?” tanyanya. Si Penjual mengangguk. “Dari tadi kek. Sok atuh hitung, berapa jadinya?” tanya Mang Kosim. “Mau yang mana laptopnya?” tanya si Penjual lagi. “Itu tadi aja, yang ada isinya!” kata Mang Kosim.


Si Penjual lalu mengambil kalkulatornya lagi, “453 dikali kurs sekarang 9.050, jadinya….” Mang Kosim langsung nyerobot lagi, “4.099.650!” kata Mang Kosim tanpa menggunakan kalkulator. Sementara si Penjual mengeceknya di layar lalu mengangguk, “Iya pa, segitu…” katanya sambil cengengesan.


“Ya sudah kalo segitu mah, dijejegkeun (digenapin) saja jadi 4 juta, bisa kan?” tawar Mang Kosim. Tapi belum lagi si Penjual itu mengiyakan, seorang perempuan setengah baya yang sejak tadi duduk diam di belakang mesin hitung berteriak menyela, “Hok, kurs sekarang 9.200, bukan 9.050… kemarin naik gara-gara demo BBM yang bakar-bakaran!” katanya.


Si Penjual melirik Mang Kosim, “Maaf Pak, kursnya 9.200, jadi harganya…” si Penjual menghitung lagi pake kalkulator, tapi Mang Kosim segera menyela, “4.167.600!” katanya. Si Penjual mengiyakan setelah melihat layar kalkulatornya. “Iya Pa, segitu…” katanya.


“Sebentar, perasaan dari tadi, saya masuk ke toko ini, nggak ada satupun barang yang jelas harganya. Semua pake dolar. Setelah dihitung, dolarnya naik terus. Memangnya dolar naiknya berapa jam sekali?” tanya Mang Kosim yang mulai merasa dipermainkan. Perempuan setengah baya yang tadi ikut nimbrung tanpa meninggalkan tempatnya, “Ya naik turun Pa, tergantung situasi. Kalau situasinya kayak gini biasanya naik terus, barang lain juga pada naik…” jawabnya.


Kabayan yang sejak tadi memperhatikan tanpa ikut campur, akhirnya ikut ngomong karena ikutan sebel. “Sebentar Koh, ini leptop buatan taun berapa?” tanyanya pada si Penjual. Si Penjual melihat bagian bawah laptop itu, “Tahun 2011 akhir Pa…” katanya, “Masih baru kok, kita jamin, ini belum ada keluaran barunya…” tambahnya meyakinkan.


Kabayan nyengir, “Kalo gitu, kursnya harus pake waktu barang ini didatangkan, bukan waktu sekarang. Pasti lebih murah!” kata Kabayan. Si Perempuan langsung nimbrung, “Nggak bisa Pa, kalau kurs ya ikut sekarang!” timpalnya.


“Hah, kumaha ari si Enci, barangnya beli taun 2011, ikut kursnya sekarang.. teu puguh (nggak jelas) atuh kalau begitu mah!” kata Kabayan. Mang Kosim diam, ia merasa ada gunanya juga ngajak si Kabayan ke sini.


“Ya sudah,” kata Si Enci, “Kita lihat kurs sekarang…” katanya sambil melihat hapenya, “Udah deh, sekarang kursnya 9.150, turun 50 perak…” katanya mulai sebel sama si Kabayan.


Mang Kosim melirik Kabayan minta pendapat, Kabayan menggeleng, “Tunggu aja sampe kursnya delapan rebuan Mang!” katanya. Mang Kosim mengangguk, lalu melirik si Penjual, “Nggak jadi aja Koh, saya nunggu kursnya delapan rebu…”


Si Enci langsung menyela, “Kapan kursnya bisa segitu Pa, percaya deh sama saya, kalaupun turun nggak bakalan sampe delapan rebu mah!” katanya.


Kabayan tersenyum, “Sudah Mang, nyari yang jualannya nggak pake dolar sajah, biar jelas nggak pake kurs-kursan!” katanya.


Mang Kosim mengangguk, “Bener Yan, kita kan belanjanya di Indonesia, pake duit Indonesia, bukan pake duit Amerika, lagian kan tadi katanya ini laptop buatan Indonesia…” katanya sambil menarik tangan Kabayan meninggalkan toko itu.


Jogja, 5 April 2012






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jualan dengan Hati















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

 


“Maaf mas Saya gagal lagi, kykna mereka biasa-biasa aja responnya dan kelihatan tidak akan ada kabar baik untuk selanjutny” beginilahisi sms Account Executive baru di kantor Saya. Sebuah sms yang cukup menggambarkan bahwa Dia belum bisa memenangkan hati klien untuk menggunakan jasa perusahaan Saya. SMS ini datang bertepatan dengan waktu Saya sedang mengisi seminar di salah satu Universitas di Bandung dan ada pertanyaan yang?mirip dengan SMS di atas yaitu “ mas gimana caranya dapat klien dan bikin calon klien itu jadi beli barang kita?”.


 


Sejujurnya pertanyaan di atas membuat Saya bingung, apa jawaban yang tepat? Saya bukan pakar selling atau apalah istilah yang lagi ngetop. Saya memutuskan Gampangnya, lebih baik menyimpulkan beberapa hal penting untuk memenangkan hati klien berdasarkan seupil pengalaman yang Saya miliki.


 


Langkah pertama yang Saya lakukan sebelum bertemu atau tak sengaja bertemu dengan calon klien adalah memahami siapa yang Saya hadapi?. Apakah dia seorang pengambil keputusan? Atau sekedar Opinion leader?tentu itu akan terjawab jika Saya tahu apa posisi dan tanggungjawabnyadi perusahaan tempat ia bekerja. Alih-alih mencekik calon klien dengan tawaran bertubi-tubi tentang jasa atau produk , Saya akan lebih senangberusaha memahami kebutuhan lawan bicara Saya (calon klien), MENDENGARKAN keinginan klienpluzMENGAPRESIASI impian calon klien Saya.


Topik apa saja yang menjadi bahan pembicaraan akan Saya jadikan sesuatu yang berharga sebagai jalan untuk menggali segala sesuatu tentang calon klien Saya, mulai dari cara berpikir hingga hobi. Penting gak sih? Bagi Saya semuanya penting bahkan takaran garam yg pas untuk menu makan siang calon klien. Dalam kamusSaya tak ada kata JUALAN sebelum Saya mengenal dan menjadi pendengar TERBAIK untuk calon klien Saya. Dalam hal memahami target klien Saya selalu teringat dengan sebuah pepatah “ mengetahui musuh secara detil lebih penting dari jutaan senjata yang kita miliki” musuh aja kita harus perhatiin detil banget apalagi calon klien yang bakalan ngasih kita duit. Capek, bosan,adalah kata yang cukup menggambarkan saat-saat pertama Saya berusaha menjadi PENDENGAR terbaik lawan bicara (calon klien) tapi karena sering berlatih akhirnya Saya malah menikmati.


Langkah kedua yang sering Saya lakukan setelah memahami semua adalah berusaha membuat RELEVANSI antara keahlian Saya, produk/ jasa yang akan Saya tawarkan dengan kebutuhan calon klien. Proses pengenalan di tahap awal memberikan bekal bagi Saya apa yang sebenarnya cocok ditawarkan pada calon klien Saya yang ada hubungannya dengan jasa/atau produk perusahaan Saya.Sebagai contoh Saya bekerja di perusahaan periklanan yang menjual lDE/ GAGASAN komunikasi pemasaran untuk brand, Saya akan merelevansikan atau berusaha mencari cela kebutuhan dan menggali kecocokan antara kebutuhan brand klien Saya dengalayanan pembuatan konsep komunikasi pemasaran di kantor Saya. Selain itu Saya juga berusaha mencari sedikit IDE segar untuk komunikasi pemasaran klien Sayayang tentunyaakan jadi bahan pembicaraan antara Saya dan Dia. Proses Relevansi antara jasa Saya dan kebutuhan dia akan Saya lakukan dengan sebaik-baiknya sehingga tidak kelihatan ngaur. Saya tidak mungkin menawarkan pembuatan iklan radio untuk klien Saya yang notabene target marketnya tidak menjadikan radio bagian sumber informasi mereka. Sama halnya Saya tidak akan menawarkan baju ukuran XL untuk pacar Saya yang pantas menggunakan baju berukuran L. RELEVAN?bagi Saya membangun kecocokan yang PANTAS dan TEPAT antara jasa yang Saya tawarkan untuk memecahkan masalah-masalahnya , memenuhi kebutuhan dan juga impian calon klien Saya.


“Oh ya nanti kalo Saya butuh atau gimana-gimana githu Saya hubungi mas Rizal” dulu kata-kata ini biasanya yang keluar dari mulut calon klien yang Saya temui. Kata-kata ini awalnya cukup membuat Saya down tapi Saya berusaha logis. Jawaban seperti ini tentu Saya tidak inginkan karena tidak menggambarkan akan ada berita baik berupa kerjasama antara Saya dan Dia tapi sekali lagi Saya berusaha LOGIS. Saya adalah konsultan yang menjadi pendengar terbaiknya?dan tak pantas memaksa atau mencekiknya untuk segera bekerjasama dengan Saya. Pendek kata, Saya tidak berharap membawa oleh-oleh DEAL pada pertemuan pertama, itu terlalu LEBAY.


Lalu bagaimana selanjutnya jika respon calon klien tak begitu tinggi terhadap apa yang saya tawarkan? Saya akan membagun hubungan emosional yang lebih kokoh.?Inilah pentingnya proses memahami di tahap awal. Dengan sedikit modal hasil pemahaman di tahap awal Saya akan mencari jalan yang tepat untuk bisa sharing lagi dengan calon klien Saya, entah itu dengan acara ngopi bareng yang diselengi dengan permintaan waktu presentasi di kantor beliau atau sekedar nonton bareng. Jika orangnya begitu kaku dan formal Saya akan meminta waktu maen ke kantornya dan membawa proposal penawaran yang Saya buat. Masih tak ada tanda kabar baik?Saya akan berusaha sok akrab lewat facebook , email, atau sekali lagi berusaha mencoba bertemu di tempat lain yang tidak formal dengan tidak membawa embel-embel penawaran. Ini semua Saya lakukan untuk membagun hubungan emosional dengan calon klien Saya dan sedikit mengesampingkan pikiran untuk jualan.?


Percaya atau tidak, salah satu klien Saya saat ini sering curhat masalah perusahaan beliau hingga masalah-masalah yang tak pantas Saya ketahui sebut saja gaji karyawan dan kebiasaan buruk Direksi perusahaan klien Saya. Ini semua?dapat terjadikarena Saya sudah membangun hubungan emosional sebagai teman sejak awal bertemu hiingga perusahaanya menjadi klien Saya. Terakhir kali lewat telepon klien Saya ini berkata “Saya plong menceritakan masalah-masalah perusahaan Saya dengan mas rizal” Saya mendengar dan itu wajar. Dengan gaya seperti ini Saya berhasil menggaet klien, mulai dari perusahaan pertambangan hingga media dan produk deterjen. Selamat mencoba teman-teman semoga seupillangkah-langkah memengakan hati klien di atas dapat Anda lakukan dan bermanfaat.


 






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jual ”Diri” di Dunia Cyber















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

13201241451787026397


Indonesia baru dikelilingi oleh komunitas jejaring sosial dan jutaan pemuda GEN-C yang mengubah wajah dunia. (Prof.Rhenald Kasali,Ph.D).


Shinta-Jojo, Udin Sedunia, Ustd Maulana, mereka adalah contoh kecil orang yang sukses dengan bantuan dunia cyber. Melalui Youtube, mereka kini menjadi terkenal dan berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan karena sering tayang di sejumlah media.


Anda juga tentu ingat gerakan uang koin untuk Prita Mulyasari, seorang ibu yang harus berhadapan dengan Rumah Sakit Omni Internasional. Satu lagi contoh kasus dahsyatnya dunia cyber yaitu gerakan reformasi di Mesir yang diawali secara masif melalui jejaring sosial bernama facebook.


Inilah yang menurut Rhenal Kasali disebut generasi c (Gen-C). Ia lahir dengan memegang mouse di tangan kanannya. Suku mereka bukanlah Aceh, Manado, Jawa, Papua ataupun Ambon, melainkan mereka yang ditemui di dunia maya. Suku itu bisa game, science, facebook, twitter. (Cracking Zone, Rhenal Kasali). Bagi Anda yang sudah menjelajahi cyber dan aktif, tentu sudah menjadi Gen-C yang pasti memiliki kepentingan dan pengalaman sendiri.


Saya tidak akan membicarakan dunia cyber secara teknis atau programernya, tapi ingin fokus sesuai judul yang saya tulis yaitu menjual diri di dunia cyber.


Alasan yang paling kuat kenapa saya menulis tema ini, karena memiliki pengalaman pribadi dan membuat saya heran, penasaran dan sedikit kaget. Ceritanya begini, sebagai jurnalis tentu saya aktif di situs jejaring sosial. Bukan karena iseng-iseng atau gagah-gagahan, tapi bagi saya facebook bagian dari sarana yang mesti dimanfaatkan dengan optimal. Terserah, apakah untuk hiburan, lepas kangen dengan teman lama, bisnis ataupun pekerjaan. Bebas kok, karena karakter cyber menurutku yaitu dunia bebas tanpa batas.


Suatu ketika saya membutuhkan foto seseorang untuk dipasang dikoran. Nah, karena foto lama menurutku kurang bagus maka saya mengambil foto orang tersebut di facebooknya. Bukan tanpa sebab saya mengambil fotonya di facebook. Orang ini sudah saya anggap dekat dan sahabat akrab, sehingga saya memberanikan diri mengambil foto terbaiknya di facebook. Belakangan orang ini enggan dihubungi. Setiap di telepon tidak dijawab, di SMS pun tidak dibalas. Saya baru tahu alasannya setelah dia mengungkapkan kekecewaanya atas tindakan saya yang mengambil foto tanpa izin terlebih dahulu.


Oooh…. saya pun minta maaf tapi sepertinya orang ini terlanjur kecewa hingga kini enggan berteman dengan saya. Dalam batin saya bertanya sendiri, kalau kita sudah mengupload foto, dokumen pribadi ataupun tulisan ke dunia cyber berarti konsekuensinya kita harus siap ketika ada seseorang memanfaatkan itu semua untuk kepentingan. ”Ini kan dunia maya, semua orang bebas mengakses dan mengupload. Kalau tidak ingin diunduh yang bikin kunci di facebooknya atau mengasingkan diri sekalian di dunia maya.
Tapi sudah semua telah terjadi dan jadi pengalaman berharaga untuku,” gumam saya dalam hati.


Satu lagi cerita masih berkaitan dengan dunia cyber. Suatu pagi saya dikagetkan dengan isi pesan di inbox facebook dari seorang wanita. Isinya, wanita ini minta pertanggungjawaban atas perbuatan dari seseorang kawan saya bekerja di salah satu instansi pemerintah. Wanita ini pun menceritakan hubungannya dengan kawan saya yang aktif di salah satu partai politik. Jujur saya bingung dan tegang karena ini bukan curhatan biasa, tapi serius banget dan sempat membuat sport jantung saya.


Beberapa hari setelah itu, saya pun coba mengkonfirmasi ke kawan saya melalui facebook. Nah, pengakuan kawan saya itu laptopnya hilang dan ada wanita yang memanfaatkan dengan mengaku telah dinodai. ”Kebetulan saat itu facebook saya masih aktif. Nah, nama-nama pertemanan saya dimanfaatkan sama wanita ini,” kata kawan saya melalui facebook. Benar atau tidak, saya tidak mau cari tahu karena ini menyangkut urusan rumah tangga seseorang.


Dua kisah yang pernah saya alami itu, pasti masih kalah serunya dengan pengalaman Anda?. Apapun kisah Anda di dunia cyber merupakan warna dan membutuhkan kedewasaan dan kesadaran kita dalam memanfaatkan dunia cyber. Andaikan mau menjual ”diri” di dunia maya maka mesti hati-hati. Sekali anda jual ”diri” Anda maka semua orang bisa mengakses dokumen anda, kecuali ada kunci khusus yang tidak semua orang bisa buka.


Dampak negatif atau positif nanti tergantung beberapa variabel. Banyak orang sukses dan tenar hanya gara-gara dunia cyber, karena dunia cyber hanyalah sarana tergantung mau diapakan sarana tersebut. Apakah untuk menjual ”diri”, promosi bisnis, menambah wawasan dan ilmu atau menghancurkan generasi dengan mengupload gambar dan foto tidak senonoh, semua terserah keinginan Anda.


Tapi ingat semua memiliki konsekuensi masing-masing. Anda mengupload yang melanggar aturan maka hukum siap menanti. Bagi Anda yang mengupload promosi maka kesuksesan telah menanti. Di ujung tulisan ini saya ingin mengutip nasehat Rhenald Kasali. Dosen Universitas Indonesia (UI) Jakarta ini mengatakan, orang bodoh sering beranggapan musuh terbesarnya berada di luar sehingga sering mereka membangun benteng tinggi untuk menghalau. Padahal sebaliknya musuh yang sesungguhnya ada di diri sendiri.(karnoto)







starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jokowa Saingi Jokowi Rebut Lahan Jakarta (Taco Express)















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

 


1344730816347193171


Menjalani sesuatu dengan hati…pasti akan sampai ke hati juga (Dok Pribadi)


 


Jika kini Jokowi naik daun karena tenar akan bertanding di ronde kedua melawan Foke, maka tak ada salahnya kita mengenal saudara sesama Jokonya. Hanya beda huruf saja, Jokowa. Pria kelahiran 42 tahun silam bernama lengkap Joko Waluyo (Jokowa) ini sudah memakai prinsip berjuang ala Jokowi bahkan sebelum Jokowi dinobatkan menjadi 25 nominator Walikota terbaik dunia versi City Mayors Faoundations.Berpawakan sama-sama kurus, keduanya memiliki senyum ramah yang khas.


“Menjalani sesuatunya dengan hati” ucapan ringan bermakna berat tersebut langsung dapat saya rasakan ketika bertemu Mas Jokowa pertama kali. Yah, acara get urbanized membawa saya ke jalan penuh liku menuju kedai makanan ala Mexico. Dari arah Salemba saya masih terpancang pada alamat semula yang tertuliskan Taco Express di daerah Pasar Minggu dan walhasil perjalanan 1,5 jam muter-muter di taxi pun terpaksa dijalani. Saya nyasar dengan indah padahal jika menggunakan rute Taco Express Kemang, saya akan lebih mudah sampai. Dalam keadaan nyasar dimana supir taxinya juga kurang menguasai jalan, walhasil saya mengandalkan google maps.Yang terjadi malah tambah bingung karena si supir taxi tidak percaya akan kecanggihan GPS saya dan saya sebagai empunya kurang canggih memaknai arti rute di GPS tersebut.Akhirnya peribahasa “malu bertanya sesat di jalan dan banyak bertanya memalukan” pun saya gunakan. Sepuluh kali lebih terhitung hingga akhirnya dengan menepuk jidat saya mencari nomer telepon Taco Express.


1344731345798076288


Taco Express terlihat dari jauh….waspadalah, Anda memasuki zona lezat (Dok Pribadi)


 


13447318911826580197


Melihat lebih dekat kenyamanan Taco Express (Dok Pribadi)


 


Dari arah seberang terdengar suara lembut wanita dan sangat membantu pencarian rute saya.Memang mudahnya adalah Taco Express dekat daerah Jeruk Purut atau Kemang.Walhasil setelah dua kali menelpon dan dipandu jarak jauh, saya benar-benar sampai di depan Taco Express.Rasanya tidak terlukiskan ketika memandang bangunan imut ala street food.Bangunan tersebut dirancang dengan gaya minimalis namun tetap mengutamakan kenyamanan pengunjungnya. Hal tersebut terbukti ketika pertama kali masuk, suara lembut si wanita langsung mengenali saya lah si penelpon yang dipandunya.Bahkan saya beruntung karena langsung disambut ownernya, Mas Jokowa.


Rasanya seperti teman yang lama tidak bertemu, begitulah kesan akrab saat pertama kali mengobrol dengan Mas Jokowa. Kenapa begitu? Karena memang Mas Jokowa ini memancarkan aura bersahabat dan juga tidak sungkan berbagi ilmu.Buktinya, Mas Jokowa menceritakan pengalaman pertamanya terjun ke dunia F&B.Berawal dari ide kreatif yang terus bergulir di kepalanya, Hard Rock Café rintisannya kini berkembang pesat.Termasuk resto Bagel-Bagel yang masih menjadi bukti kepala penuh ide kreatifnya Mas Jokowa. Bukan hanya Indonesia yang dijelajahi, Amerika 4 tahun dilahap habis dan Italia serta beberapa negara juga dilahapnya.?Bahkan Mas Jokowa termasuk pembelajar yang cepat.Berawal dari buta akan kompasiana, selesai pertemuan langsung Mas Jokowa membuat akun dengan nama Joko Waluyo.


Padahal Mas Jokowa ini termasuk tipe kinetis dan auditorik yang lebih suka beride kreatif dengan bergerak dan mendengarkan dibandingkan membaca.Hanya tulisan orang-orang yang beruntung saja yang akan benar-benar Mas Jokowa baca sampai tuntas.Itulah kenapa kompasiana beruntung kedatangan tamu seperti Mas Jokowa.Bahkan tidak tanggung-tanggung setelah ini saya menunggu Mas Jokowa berbagi kisah tentang “penolakan”.Yah…keberhasilan selalu saja ditandai dengan penolakan di awal.Belajar mendengarkan pengalaman penolakan membuat kita dapat berjaga-jaga lubang penolakan mana yang nantinya dapat dihindari atau diminimalisir.


 


Penolakan terhadap hal baru itu selalu ada.Bahkan tidak jarang hinaan dan cacian itu muncul.Tapi terus saja melangkah kalau yakin idemu memang bagus.Suatu saat pasti akan menemukan jalan tersendiri”


“Saya orang yang tidak bisa bahasa Inggris tapi saya berhasil survive di Italia setahun dan di Amerika lima tahun.Kuncinya satu, mau belajar-belajar-dan belajar


Hal itu terbukti karena Mas Jokowa tidak sungkan meminta orang India mengajarinya berbahasa Inggris.Berawal dari modal nekad yang (sudah diperhitungkan) bahkan ketika terhalang masalah dana untuk membeli tiket pesawat sekali pun, Mas Jokowa tidak ragu memutar otak.Hasilnya, ibunda tercinta diboyong ke salah satu kontrakan di Jakarta setelah menandatangi dokumen “penggadaian” atas nama ibunda.Beruntung saat itu sang Ibunda tidak bis baca tulis sehingga tidak mengetahui isi perjanjian dengan detail.Buah dari kenekadan tersebut berhasil membuat Mas Jokowa membeli rumah dari gajinya bekerja di negeri orang.


Pelayanan VS Menu


Ketika ditanya bagaimana cara mempromosikan menu Mexico yang belum ramai dilirik orang, Mas Jokowa tidak sungkan menunjukkan fakta bahwa menu Mexico masih tersier di lidah orang Indonesia.


“Ini makanan tersier, artinya kalian mungkin akan kemari lagi dua atau tiga bulan kemudian.So, saya harus mencari cara bagaimana agar 360 hari selalu ada orang baru yang berkunjung untuk menutupi pengunjung lama yang belum hadir”


Saya mengamini hal tersebut.Ini kali pertama saya mencicipi hidangan Mexico dengan nuansa ruangan bercorak topi Tomblero ala Mexico. Begitu juga menu makanannya berbau Mexico semua dari mulai Nachos, Quadillas, sampai Taco.Untuk menu Mexico pertama, saya beruntung mencicipinya di tempat yang benar-benar original, Taco Express. Rasanya langsung pas terasa.


Dari semua menu yang ada, saya suka Taco isi daging apalag dicampur sedikit nasi, ?jagung, dan kacang merah. ?Tidak tanggung-tanggung, semua bahan yang kehalalannya tejamin serta impor kualitas terbaik ini bahkan masih ditambahi dengan keju spesial. Kenapa saya katakan spesial, karena pertama kali Anda gigit Taco, lelehan kejunya akan langsung terasa banget.


Bagi para pecinta masakan Indonesia juga tidak perlu khawatir karena menu special ala rendang akan hadir loh di sini. Mahal kah? Saya kasih bocoran yak. Untuk satu porsi tiap menu akan ada tiga slice yang mana makan satu aja dijamin udah kenyang karena nendang. Nah tiga slice itu cuma dibrandol 40 ribuan paling mahal. Artinya kalau makan ramai-ramai keroyokan tiap orang cukup merogoh kocek di bawah 50 ribu dan sudah bisa merasakan semua menu ala Mexico. Tidak perlu jauh-jauh ke Mexico bukan.


13447321471613450209


Tacos dengan isi kacang merah, jagung dan daging ayam lezat. Habis dalam satu kali lahap…hmmm (Aji Photos)


 


1344733945768588726


Saos Salsanya beneran bikin lidah tambah goyang (Aji Photos)


 


13447339912055481047


Isinya bisa disesuaikan selera…ayam, sapi ato malah hanya sayuran. Anda bebas pilih (Aji Photos)


 


Tidak cuma mengandalkan kelezatan makanan, Taco Express juga menyajikan pelayanan ?super ramah, cepat saji dan kekeluargaan kental. Saya merasa waktu dua-tiga bulan untuk kembali lagi terlalu lama.Dan ternyata bukan hanya saya saja yang merasakan.Pengunjung yang 40% warga negara asing sementara sisanya Indonesia dan sebagian besar kaum ibu yang dibawa oleh anak-anaknya ini mengunjungi Taco Express untuk kedua kalinya lebih cepat dari prediksi Mas Jokowa.Padahal, usia si Taco Express ini tergolong anyar memasuki bulan ke tiga.


Jadi Resepnya Apa?


“Pelayanan dari hati” lagi-lagi kembali pada motto Jokowi, saat ini pun Mas Jokowa menegaskan hal tersebut.


“Saya open minded terhadap ide apapun yang datang dari para pengunjung.Kalau misal rasa Taconya kurang keju atau gigitannya terasa kurang mantap, share saja dan akan saya ubah secepatnya.Bahkan ada pengunjung yang merasa tortilas sajiannya gosong, segera akan saya ganti.Saya ingin selalu merasa menang ketika melayani pelanggan dengan memberikan yang terbaik.Bisa saja saya menggratiskan makanan gosong tersebut tanpa menggantinya namun yang terjadi boleh jadi si pelanggan yang kecewa tersebut bercerita ke banyak orang tentang pelayanan saya dan itu artinya saya kalah.”


Pelayanan Ibadah Maksimal


Kebanyakan resto tidak mempunyai tempat ibadah yang layak, namun Taco Express berbeda. ?Berada di dekat masjid membuat pelanggan Taco Express tidak perlu khawatir karena dapat beribadah dengan nyaman. Thats why Taco Express become so special :)


Kemeriahan Kopdar


Nah…tidak kalah seru dengan acara makan-makan, acara kopdar Kompasiana Get Urbanized V . ?Saya yang sudah hadir sebelum jam 5 bahkan tidak terasa menunggu lama. ?Sejoli dari Urbanized yang sama-sama doyan fotografi menyusul setelah saya. ?Anissa Fajari alias Chachil jadi satu paket dengan Aji Artotian . ?Beberapa jepretan foto di atas hasil karya Aji loh. ?Mas Heri datang menyusul kemudian dan kita langsung rumpi tulisan fiksi yang sudah dibukukan. Setelahnya, tim Urbanized yang digawangi cewek cantik Shelina tiba.


1344737242677184890


Tuh kan….benaran cantik Nona Shelina ini (Dok Pribadi)


 


13447373001919751852


Makan dan ngobrol bareng 3 jam bareng Om Thamrin (Dok Pribadi)


 


1344737353909451419


Makan sehat…ya TACO by Dua Duta Taco Express (Dok Pribadi)


 


13447374041351566573


Om Ninoy lebih ganteng dan muda kan dari akunnya (Dok Pribadi)


 


13447374411814691198


Bareng Mba Novi *difoto suami tercintanya (Dok Pribadi)


 


13447374911848578573


Bareng tim Urbanesia….Chachil di samping Shelina dan Aji sebagai pengambil gambar (Aji Photos)


 


1344737552284136881


Tim Sukses JokoWa-disusul kanannya Om Farid-Mas Heri dan Om Thamrin (Aji Photos)


 


13447376081376706527


Seru….menunggu buka puasa kita masih asyik ngobrol. Taco keluar…baru kerasa lapernya (Aji Photos)


 


13447376802006505257


Jadi bintang mendadak…lihat sorotan matanya belepotan semua (Aji Photos)


 


134473775169295022


Gaya resmi karena sudah kenyaaang (Aji Photos)


 


13447378031097584229


Gaya seru ide Mas Jokowa….terbukti kreatif memang (Aji Photos)


 


1344738344456326164


Narsis boleh…cantik wajib Hahaha (Dok Pribadi)


 


13447383881721351601


Sampai jumpa di Urbanesia berikutnya (Dok Pribadi)


 


Selisih tidak lama…Taco Express mendadak ramai karena Om Thamrin dan Om Taufik dan istri tercinta sekeluarga datang. ?Benar-benar luar biasa karena baru kali ini saya lihat keluarga yang dari bapak-ibu sampai anak sama-sama doyan nulis di Kompasiana. Luar BINASAAAA….


Dan…tidak lama yang saya tunggu pun datang, Om Farid. Kita sempat janjian berangkat bareng tapi karena macet super macet jadi berangkat masing-masing. ?Bertemu kompasiana baru, pasangan pengantin baru. Colek mb Novi dulu ah.


Lalu golongan pemuda pemudi *termasuk saya pun bertambah. Ada Aditya dan Disa yang juga satu paket selalu kemana-mana bareng. Sayangnya, saya belum berkesempatan wawancara langsung menguak misteri di antara mereka. Maklum…sudah berkumpul dengan para mpok dan akang bikin lupa diri. Inilah hebohnya kopdar kompasiana. Ketemu 12 orang aja udah bingung bagi-bagi obrolannya. ?Hayoh kita kopdar lagi aja para couple di Taco lagi. Saya traktir deh tapi di atas tanggal 25 Agustus besok yaah.


Tidak kalah heboh….Om Ninoy pun berekpresi dengan puisi dan kameranya. Wah guru penulisan yang satu ini memang selalu bisa membuat suasana makin asyik.


So…mari ke Taxo Express jika ingin bertemu Pakar F&B yang murah senyum, murah bagi ilmu dan seneng ngasih diskonan. Yang terakhir teruji kebenarannya karena memang paket diskonan di Taco Express heboh banget.


 


From Just a Dream


Dan saya percaya…MIMPI yang membuat satu orang berbeda dengan orang lainnya. MIMPI juga yang membuat seluruh persendian bekerja di bawah perintah persarafan otak. MIMPI juga yang akan menentukan sejauh mana keberhasilan dari suatu pekerjaan. MIMPI juga yang jadi penggerak dan memutar semua ide kreatif menjadi nyata. ?MIMPI - MIMPI- dan MIMPI…karena gratis kenapa gak.


Yang membedakan pecundang dengan pemenang hanyalah karena si pemenang mau BANGUN untuk merealisasikan MIMPInya sementara pecundang memilih tetap TIDUR lelap dan terus bermimpi.


Dan berawal dari mimpi ingin menikmati Piala Dunia bersama Jojo, saya percaya Mas Jokowa bisa melebihi dari sekadar mimpi tersebut. ?Bahkan saya yakin TACO EXPRESS akan jadi Franchise suatu hari nanti. Semoga ke depan malah saya yang bisa menimba ilmu bisnis bareng Mas Jokowa.


13447382011382402055


Jojo, Jokowa


 






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jika Anda Ingin Memanen, Maka Anda Mengimpor?















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

13445552611037792361


Harga Kedelai Melonjak (Doc: Detik)


 


Sebenarnya topik ini gaungnya sudah berlalu, tapi tak apalah untuk menambah koleksi tulisan saya. Daripada disimpan di dashboard, lebih baik di share. Semoga ada masukan kritik dan saran yang membangun. Terima kasih.


Ungkapan ini adalah sindiran dari seorang Guru Besar Universitas Lampung, Bustanul Arifin terhadap sikap pemerintah yang langsung membuka kran impor di saat terjadinya kelangkaan kedelai di pasaran. Padahal itu hanya jalan pintas yang tidak efektif sama sekali. Bahkan akan menghasilkan masalah baru dengan diberlakukannya bea masuk 0% mulai bulan Agustus ini sampai akhir tahun. Padahal masalah yang sebenarnya adalah mengenai rendahnya produksi dalam negeri yang belum terpecahkan, sekaligus menghalangi target pemerintah untuk mencapai swasembada pangan.


Alih-alih pemerintah seharusnya mengupayakan cara untuk mencari solusi dalam peningkatan produksi di dalam negeri, malah mengimpor nya. Hal ini justru bertentangan dengan falsafah kehidupan di sektor pertanian yang sangat tinggi, “Jika Anda ingin memanen, maka anda harus menanam. Bukan malah sebaliknya, Jika Anda ingin memanen, maka Anda mengimpor.”


Untuk itu, dia menilai bahwa pemerintah masih belum mempunyai komitmen untuk membangun pertanian Indonesia menuju swasembada pangan 2014. Bukankah seharusnya pemerintah menganggap pertanian itu hidup matinya negara ini, sehingga pangan merupakan hal yang sangat krusial, karena berkaitan dengan kedaulatan negara. Sebaliknya, bila pertanian dianggap sebagai residu dari energi pembangunan ekonomi, maka hasilnya pun tidak akan maksimal.


Hal ini bisa dilihat dari berbagai kebijakan-kebijakan pemerintah yang belum memihak pada kesejahteraan petani. Selain itu terdapat juga berbagai masalah produksi pangan dalam negeri seperti; benih yang buruk, pupuk yang sering langka, inefisiensi lahan dan produksi. Demikian juga darisegi kebijakan perdagangan yang masih belum memihak kepada petani, karena harga komoditas pangan lokal seringnya lebih rendah serta kebijakan impor yang terlalu mudah. Ditambah lagi di sektor perbankan tidak berpihak pada pengembangan sektor pertanian.


Akhirnya, ketidakberpihakan ini masuk bawah sadar ke pemikiran petani, dan petani sebagai ujung tombak pertanian akhirnya menjadi malas. Kalau sudah malas menanam, ya sudah tidak ada hasilnya apa-apa, apalagi mereka menganggap menanam kedelai malah merugi, karena harga jualnya yang rendah. Jadi, tidak mengherankan jika produksi kedelai nasional belum mencukupi kebutuhan dalam negeri. Hal ini seperti diungkapkan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Rusman Heriawan, kedelai bukan komoditas pertanian yang menguntungkan petani. Karena kedelai? menjadi pilihan ketiga petani setelah beras dan jagung. Disamping itu harganya yang juga tidak menarik.


Sayangnya dalam empat tahun belakangan ini tercatat sudah tiga kali terjadi lonjakan harga kedelai, karena pasokan yang tipis. Setiap krisis terjadi, solusi jangka pendek menjadi senjata penenang. Sementara persoalan mendasar untuk mewujudkan swasembada kedelai tidak pernah diwujudkan dan selalu menjadi slogan para elit negeri ini. Sebagaimana beras, jagung, gula, garam, ikan, serta buah-buahan tropis lainnya. Dan kedelai pun akan bernasib sama dengan sejumlah janji tanpa solusi.


Celakanya, hampir setiap tahun persoalan yang sama terus berulang. Dan lonjakan harga kedelai tentu akan berakibat pada meningkatnya biaya produksi tahu dan tempe. Bahkan, ketergantungan impor Indonesia pada kedelai sudah sangat tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2011, karena produksi kedelai lokal hanya 851.286 ton atau 29 persen dari total. Sementara Indonesia harus mengimpor kedelai 2.087.986 ton untuk memenuhi 71 persen kebutuhan kedelai dalam negeri.


Untuk itu peningkatkan produksi adalah persoalan mendasar mengatasi krisis kedelai untuk menutup `gap` kekurangan yang demikian besar, antara tingginya konsumsi kedelai dibanding produksi kedelai di Indonesia. Demikian yang diungkapkan oleh Wakil Rektor II Institut Pertanian Bogor Bidang Sumberdaya dan Pengembangan Prof Hermanto Siregar, di sela-sela seminar bertema “Volatilitas Harga Kedelai dan Solusinya” yang digagas Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB, Kamis sore tanggal 9 Agustus, 2012.


Dia mengatakan bahwa relatif tingginya konsumsi kedelai dibanding produksi untuk konsumsi serta untuk kebutuhan yang lain, yakni bungkil kedelai? untuk pakan ternak. Jadi, memang produksi kita terbatas dibanding konsumsi. Artinya kita memang sangat tergantung pada impor untuk kecukupan kedelai dibanding produksi sendiri. Kondisi semacam itu implikasinya luar biasa, di mana jika terjadi goncangan di pasar internasional, apalagi dari sumber produsen utamanya Amerika Serikat yang terkena kekeringan, maka dampaknya terhadap harga luar biasa. Kondisi itu, masih dipropagasi lagi oleh pelaku pasar. Contohnya, jika di AS naiknya hanya satu kali, maka di Indonesia bisa menjadi dua hingga tiga kali, karena pelaku pasar selalu mencari untung.

Untuk mengatasi kondisi krisis tersebut, maka mau tidak mau kita harus mengupayakan peningkatan produksi. Dia menyarankan dengan upaya peningkatan produktivitas, karena kalau untuk meningkatkan lahan secara mendadak agak susah. Hal ini terjadi juga pada lahan padi yang masih belum optimal. Kemudian, cara lainnya yang harus dipercepat adalah bagaimana menghasilkan kedelai, yang memang sumber aslinya dari sub-tropis, namun bisa dikembangkan untuk? daerah tropis. Dan itulah justru yang paling utama.


Indonesia pada dasarnya mampu memproduksi sendiri berbagai komoditas pertanian yang terlanjur diimpor. Persoalannya terletak pada kemauan para pemimpin bangsa ini dalam bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut.? Sayangnya para pemimpin bangsa ini belum ada yang mempunyai visi dan tekad membela kepentingan bangsa dan rakyat. Makanya, ketidakseriusan pemerintah dalam menggarap kedelai bisa dilihat sebagai kegagalan dan sekaligus ironi.


Bagaimana menurut Anda? Sekedar berbagi, tapi mungkin beritannya sudah basi.


Salam dan Selamat Beraktivitas


 






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jenis Lampu Bisa Merubah Masa Depan















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

Banyak orang mengatakan bahwa “masa depan” dipengaruhi “masa sekarang”, ?pernyataan itu benar juga. Apa yang kita buat sekarang akan berakibat di masa depan. Misalnya kita tebang semua pohon2 di hutan, tak ayal lagi maka akan terjadi banjir untuk daerah yang terletak dibawah hutan itu. Hutan yang hilang juga akan membuat udara semakin panas.


1339671588660554717

( sumber gambar : http://www.toshiba.com/lighting/why-toshiba/ )


 


Di negara empat musim, bukan hanya indahnya bunga2 yang ada di saat musim semi, tetapi setiap musim panas dan musim dingin selalu dihadapkan pada masalah tersedianya pasokan energi listrik. Saat musim panas, maka banyak listrik dibutuhkan untuk menggerakan pendingin ( cooler, ?salah satu fungsi dari AC : Air Conditioning ), saat musim dingin banyak listrik dibutuhkan untuk menggerakan penghangat ( heater,?salah satu fungsi dari AC : Air Conditioning ).


Sudah satu tahun Jepang tidak menggunakan energi nuklir karena peristiwa meledaknya PLTN di Fukushima, akan tetapi meskipun ada pro kontra dua reaktor terpaksa dihidupkan lagi untuk antisipasi kekurangan pasokan listrik di musim panas tahun ini.


Kenyataan bahwa PLTN tidak selalu aman, akan tetapi untuk menghentikannya belum siap sumber energi yang cukup, maka salah satu langkah yang diambil adalah “penghematan pemakaian energi listrik“. Dengan asumsi kalau semua perlatan listrik bisa hemat, maka sumber energi yang besar tidak diperlukan lagi ( harapannya, tanpa PLTN pun kehidupan bisa berjalan lancar ). ?Yang paling terganggu jika kekurangan listrik adalah pihak industri. Jika industri terganggu maka roda perekonomianpun terganggu, yang akan berakibat pada kehidupan masyarakat luas.


Salah satu “usaha penghematan” yang mulai dijalankan hari ini adalah “pemakaian lampu LED“. LED merupakan singkatan dari ” Light EmittingDiode”, salah satu kelebihan yaitu bisa memberi kekuatan penerangan yang sama dengan jumlah pemakaian listrik (watt/daya) ?yang jauh lebih kecil. ?Pemakaian tenaga listrik yang kecil ini membuat dua keuntungan yaitu biaya pemakaian listrik yang murah dan pasokan listrik tidak membutuhkan dalam jumlah besar.


Sebagai gambaran dan sekaligus untuk memperjelas kelebihan lampu LED ?bisa dilihat dar tabel dibawah ini


 Lampu LEDLampu BiasaDaya tahan ( waktu penggunaan )50,000 jam10,000 jamDaya untuk penerangan 60 watt10 watt14 wattOngkos Pembuatan USD $35.95USD $3.95Penggunaan KWh listrik untuk pemakaian di atas 50,000 jam

 


500700

Sumber Data : http://eartheasy.com/ ( Amerika )


 


Di Jepang juga sudah diproduksi dalam jumlah besar Lampu LED ini, akan tetapi pemakaian di rumah tangga masih sedikit dikarenakan harga yang dirasa masih mahal. Di toko listrik di Jepang, lampu LED 100 watt dijual dengan harga Yen 2380, sedangkan lampu biasa 100 watt dijual dengan harga Yen 100. Jadi harga lampu LED hampir 24 kali lebih mahal ( sedikit lebih mahal dari perbanding di tabel diatas ). Pemakaian jumlah watt LED 1/4 dari lampu biasa ( lebih hemat ). ?Jepang berhasil membuat lebih hemat listrik tetapi harganya lebih mahal dari pada yang ada di


Dengan melihat usia lampu yaitu lampu LED lebih awet 5 kalinya dan ongkos pemakaian listrik lebih hemat, maka kalau dihitung total pemakaian lampu diatas 50.000 jam seperti berikut. Seandainya pemakaian listrik per 1Kwh itu 10 yen.



Biaya
Lampu LED
Lampu Biasa


Harga lampu
2380 Yen
500 Yen (100 x 5 )


Biaya Listrik
2000 Yen ( 200 x 10 )
7000 Yen (700 x 10 )


Total Biaya
4380 Yen
7500 Yen

Perhitungan itu untuk pemakaian diatas 50.000 jam ( kurang lebih 2 tahun ). Memang untuk keluarga tidak begitu tampak menguntungkan. Untuk keperluan di gedung2 atau pertokoan, karena jumlah lampu lebih banyak maka penghematan biaya bisa dirasakan nilainya, dan yang lebih penting adalah kebutuhan listrik menjadi berkurang.?Berkurangnya kebutuhan listrik ini nanti akan mengubah jenis pembangkit listrik yang diperlukan, kalau sekarang masih diperlukan PLTN maka di kemudian hari tidak diperlukan lagi.


 


Usaha ke arah penggunaan lampu LED ini didukung oleh pembuat lampu sendiri. Perusahaan Toshiba yang sudah 120 tahun memproduksi lampu biasa, mulai tahun ini berhenti memproduksi lampu biasa. Di toko2 listrik sekarang ini jumlah lampu biasa yang dijual hanya 20%, artinya sebagian besar jenis lampu yang dijual (80%) adalah jenis lampu LED. ?Kondisi ini akan mendorong kearah perubahan ke masa depan.


Tidak hanya lampu penerangan, tetapi dalam berbagai jenis peralatan lain juga dipakai lampu LED seperti di dalam mesin penjual minuman otomatis ( vending machine ) seperti di gambar dibawah ini. ?Tidak digunakan lagi lampu untuk menerangi contoh minuman, akan tetapi sudah digunakan layar sentuh dengan lampu LED di dalamnya.


13396723431182101624


Vending Mesin Baru ( foto : sapto nugroho )


 


Pemakaian lampu akan mengubah prilaku terhadap alam dalam pengadaan sumber energi sehingga masa depan juga berubah.





  

starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jelang Ramadhan …. Susun Anggarannya Gimana?















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

 


134120816268725017


Ilustrasi/Kompasiana (Shutterstock)


 


Tanpa terasa kita sudah masuk bulan Sya’ban, jelang bulan Ramadhan. Hanya tinggal hitungan beberapa hari saja, insya Allah kita akan bertemu dengan bulan suci yang sangat dinanti oleh umat Muslim, bulan yang penuh dengan pengampunan.


Terpikir oleh saya bahwa kebiasaan masyarakat muslim di Indonesia yang selalu menyambut Ramadhan dengan penuh sukacita. Seringkali meski bulan puasa yang mestinya menahan nafsu -salah satunya adalah nafsu makan dan minum- tapi pada kenyataannya pengeluaran rumah tangga malah lebih banyak untuk kebutuhan makanan. Yang biasanya tidak ada menu kolak, untuk bulan puasa sepertinya kok jadi harus ada menu tersebut. Belum lagi cemilan kue-kue basah, korma, juga menu masakan yang lebih spesial dari hari-hari biasanya.


Itu semua menurut saya adalah ungkapan kegembiraan kita menyambut bulan suci Ramadhan. Ada rasa ingin merayakan keistimewaan Ramadhan. Setelah menjalankan ibadah puasa seharian tentunya ada keinginan mendapatkan atau memberikan semacam ‘reward’ atas ibadah ini …. padahal ini kan juga kewajiban kita ya, he he…. Tidak salah kalau ada yang beranggapan demikian. Toh dari sekian bulan dalam satu tahun, hanya dalam satu bulan ini saja kita ‘berpesta’. Hanya yang perlu diperhatikan jangan sampai kita terlalu mengada-adakan, dan jangan sampai besar pasak daripada tiang.


Untuk yang punya kebiasaan atau bisa dibilang tradisi (karena memang dari tahun ke tahun selalu begitu) menjalani ibadah di bulan Ramadhan dengan sedikit memberikan menu istimewa dari hari-hari biasa, tentunya harus dipersiapkan dengan benar anggarannya. Ada beberapa hal yang bisa kita siapkan untuk menghadapi hal tersebut,antara lain :


1. Mengatur Anggaran Belanja Rumah Tangga


Mumpung masih baru saja terima gaji (bagi yang karyawan) atau menggaji diri sendiri (bagi wiraswasta), sebaiknya untuk anggaran bulan Juli ini disesuaikan dengan keperluan yang bisa jadi bakal lebih besar di belanja makanan. Kalau biasanya belanja kebutuhan makanan Rp. 300.000,- per minggu, maka untuk bulan ini disesuaikan menjadi Rp. 400.000,- per minggu. Dan agar pengeluaran masih tetap dalam anggaran belanja , pastinya ada pos lain yang anggarannya dikurangi. Misalnya anggaran untuk makan di luar pas weekend dikurangi. Misal jika setiap akhir pekan dibudgetkan Rp. 150.000,- per minggu maka hilangkan saja budget ini dan masukkan Rp. 100.000,- per minggu untuk belanja makanan, sementara Rp. 200.000,- = 4 x Rp. 50.000,- bisa dipakai sebagai belanja untuk sumbangan ta’jil ke mushola/mesjid di lingkungan kita.


2. Belanja Bahan Makanan yang awet


Biasanya harga kebutuhan bahan makanan selama bulan Puasa akan naik , terlebih mendekati Lebaran. Padahal tidak bisa dihindari bahwa pada kenyataannya bahan-bahan tersebut memang selalu harus ada, seperti gula pasir, gula merah, tepung terigu, beras, telor, margarin dan lain-lain. Karenanya mulai dari sekarang ada baiknya kita mencicil untuk belanja bahan-bahan tersebut. Siapkan tempat penyimpanan yang baik, agar kualitas bahan tetap bagus, terhindar dari semut atau kecoa, tetap rapi dan tidak asal tumpuk. Kalau punya freezer dengan space yang lumayan besar, bisa juga menyimpan daging ayam atau daging sapi beku. Karena biasanya harga daging akan terus naik sampai saat Lebaran. Kemas daging ayam, daging sapi, ikan, udang untuk sekali pemakaian, sehingga pada saat dibutuhkan hanya perlu dilelehkan yang diperlukan saja.


3. Persiapkan Lauk Kering


Buat lauk kering seperti kering tempe, kering kentang, abon sapi, abon ayam dan lain sebagainya. Selain praktis, juga bisa menghemat sebagai cadangan di saat kita tidak sempat menyiapkan lauk untuk sahur atau sebagai variasi menu berbuka. Jenis lauk tersebut jika pengolahannya baik bisa tahan sampai 2 minggu atau bahkan lebih.


Dengan sudah tersedianya lauk kering, bagi ibu-ibu yang punya bisnis tambahan selama Ramadhan bisa sedikit terbantu untuk tidak selalu memasak setiap saat, sehingga dalam mengelola bisnisnya lebih lancar. Atau bahkan sekaligus bisa sebagai peluang bisnis juga.


4. Zakat Maal dan Zakat Fitrah


Ada sebagian orang yang mengeluarkan Zakat Maal nya pada saat Ramadhan. Untuk itu jika setiap menerima penghasilan selalu disisihkan atau dicatat tentunya zakat maal sudah ada budget tersendiri yang tidak mengganggu anggaran belanja. Segera saja bayarkan ke Badan Amil Zakat, agar bisa secepatnya disalurkan, sehingga para penerima zakat juga bisa menyongsong Ramadhan dengan sukacita.


Pada saat belanja beras jatah bulan Juli ini, tidak ada salahnya sekalian dilebihkan untuk keperluan Zakat Fitrah. Kemudian segera dibayarkan begitu memasuki bulan Ramadhan.


5. Bingkisan Lebaran


Ada kebiasaan setiap Lebaran memberikan bingkisan kepada orang tua. Maka belanja barang-barang bingkisan tersebut sebelum Ramadhan. Selain harganya masih belum tinggi, hunting bingkisan sebelum masa puasa akan lebih leluasa karena pusat perbelanjaan mungkin belum sepenuh di saat Ramadhan atau menjelang Lebaran. Lagipula berbelanja sambil menjalani puasa mungkin akan lebih melelahkan.


Jangan lupa juga belanja bingkisan untuk para pekerja rumah tangga kita. Jika belanja grosir biasanya diberikan harga lebih murah.


Budget unutk keperluan ini diambilkan dari Dana yang sudah disisihkan beberapa bulan lalu atau bisa dari akumulasi sisa dana cadangan bulan-bulan sebelumnya.


6. Dana Hari Raya yang bukan THR


Jika sudah dipersiapkan dari beberapa bulan yang lalu untuk menyisihkan sebagian pendapatan sebagai dana Hari Raya, sekarang saatnya untuk menengok sudah seberapa banyak dana tersebut terakumulasi. Dengan mengetahui besaran dana hari raya, maka akan lebih mudah dalam merancang acara selama libur Lebaran nanti. Menyusun rencana disesuaikan dengan budget yang tersedia.


Dan bagaimana jika belum sama sekali? Suka tidak suka, yang bisa diandalkan hanyalah uang THR. Itupun jika ada. Untuk itulah mulai dari sekarang kita harus bijak menyikapi dalam membuat rencana menghadapi Lebaran. Yang penting kekhusyukan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan tidak terganggu.


7. Susun Anggaran untuk Keperluan Hari Raya


Anggaran untuk Hari Raya pastinya lebih banyak, karena kita harus memikirkan THR bagi para pekerja rumah tangga kita, juga sumbangan untuk Satpam atau Tukang Sampah di lingkungan tempat tinggal. Untuk keperluan ini, bisa diambilkan dari dana cadangan setiap bulan, yang besarannya 10% dari penghasilan (pengeluaran per bulan). Selain itu, dana cadangan bisa dipakai sebagai infaq, sedekah dan lain-lain.


Contoh Anggaran Belanja Rumah Tangga yang disesuaikan untuk jelang Ramadhan:


1341206219902594391


Sedikit catatan saya tersebut. Mudah-mudahan bermanfaat.


Marhaban Yaa Ramadhan….. Mohon maaf lahir dan bathin.


Semoga kita semua dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan dan diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah. Amiin


Novrita… ur Financial Planner… always be ur Friend


FB : Novrita Perencana KeuanganTwitter : @Novri_ta






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Jejak Sang Petualang Juragan Jati















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

H. Ahsan Rusidi Faz


Berawal dari semangat keluar dari jurang kemiskinan, Ahsan nekat merantau ke Jakarta untuk merubah nasib. Hanya dalam empat bulan di Jakarta ia berhasil merintis bisnis beromset miliaran. Kini, ia menjadi salah satu pengusaha yang berkomitmen mensejahterakan masyarakat melalui perkebunan jati.


Go Green, menghijaukan bumi. Itulah salah satu langkah Ahsan Rusidi Faz, SH atau yang biasa disebut Sang Prabu Mahesa Jati ini, yaitu dengan cara membuka lahan bisnis perkebunan pohon jati unggulan di wilayah Jawa Timur. Menurut penelitian, satu pohon jati bisa memberikan oksigen kepada lima orang. Kini, Prabu telah menyiapkan 2500 hektar lahan kosong untuk tumbuhnya pohon jati. Jadi, ada berapa ribu orang yang tertolong dengan langkah ini.


Bukan tanpa rintangan ketika Prabu memulai karir bisnis di perkebunan jati ini. Ketika itu, saat dirinya merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan dan memperbaiki kondisi ekonominya yang morat-marit. Ia bermimpi menjadi pengusaha sukses.


Tahun 1997, Prabu berangkat tanpa pamit orang tuanya dengan membawa uang 65 ribu rupiah. Saat itu, ia berangkat dari Stasiun Pasar Turi Surabaya naik kereta ekonomi Kertajaya. “Dari Surabaya menuju Jakarta ongkosnya 24 ribu,” ujar lelaki kelahiran Jember 1974 ini.


Hari pertama di Jakarta, Prabu tidak tahu harus ke mana, karena tidak ada tujuan sanak saudara. Ia hanya berharap ketika sampai di Jakarta nanti bisa bertemu teman lamanya. Akhirnya ia bekerja sebagai kuli bangunan di bilangan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Namun pekerjaan ini ia lakoni tak genap sehari karena terjadi perselisihan antara dia dengan sang mandor. “Saya mendapat ongkos Cuma 3.000 rupiah,” papar ayah dari tiga anak.


Saat itu, suami dari Wiwit Sulestio gundah. Apalagi hari itu sudah beranjak malam. Prabu mencoba mencari masjid untuk menginap. Tapi ketika dia sudah menemukannya, pengurus masjid justru melarangnya menginap karena takut barang-barang di masjid hilang. Maklum, penampilannya yang berrambut panjang mengesankan ia sebagai preman jalanan.


Dengan terpaksa, Prabu tidur di halte bis yang ada di depan pasar festival selama dua malam. “Saya ingat, saat itu tanggal 17 Agustus dan rambut saya masih gondrong,” kisah putra pasangan KH Achmat Rosidi dan Hj Aisyah.


Menolong Berbuah Tawaran


Suatu siang, hujan rintik-rintik ketika ia sedang asyik menikmati lajunya mobil di jalanan Kuningan. Tiba-tiba, ada mobil mercy berhenti di pinggir jalan karena bannya pecah. Seorang pengemudi mobil perlahan membuka pintu kaca dan keluar menawarkan pekerjaan. “Mas, bisa ganti ban mobil nggak,” tanya alumni MAN 1 Jember 1992.


Tanpa pikir panjang, ia langsung menerima tawaran itu meskipun tidak mengerti masalah otomotif. Namun, setelah beberapa lama, akhirnya ban berhasil ia pasang. Setelah itu, tanpa dinyana, pemilik mobil menyerahkan uang 50 ribu seraya mengucapkan terima kasih dan menyelipkan kartu nama. “Kalau butuh pekerjaan datang ke kantor saya,” ujar pria bermobil Hummer-3 ini.


Besoknya, Prabu langsung datang ke kantor di Jalan Rasuna Said, dengan harapan akan mendapat pekerjaan yang layak. Namun ketika hendak masuk ke gedung berlantai 14 tersebut seorang satpam melarangnya masuk karena penampilannya yang kurang meyakinkan. “Bos kami tidak mungkin mengenal Anda,” ujar satpam ketika melihat Prabu dengan rambut gondrong dan pakaian jaket bertambal.


Prabu tidak ingin kesempatan yang di depan mata ini hilang sia-sia hanya karena tidak diizinkan masuk oleh satpam. Setelah beberapa kali meyakinkan petugas keamanan itu akhirnya ia diperbolehkan menemuinya, ternyata ia pengusaha telekomunikasi.


Pada prinsipnya pekerjaan apa pun akan ia jalani asalkan bisa bekerja. Namun ketika diberi pekerjaan sebagai tenaga administrasi, Prabu bingung karena tidak bisa mengoperasikan komputer. Secara halus ia menolak tawaran itu dan minta pekerjaan lain. Ia pun ditunjuk menjadi tenaga kurir. “Saya masih bingung untuk mengoperasikan komputernya,” kenangnya.


Prabu mempertahankan pilihan terakhir sebagai kurir meskipun dirinya belum mengenal seluk-beluk kota Jakarta. Hari pertama mengantar produk ke daerah Roxy, Prabu justru nyasar. Sore hari ia baru kembali. “Untungnya beliau masih memakluminya sehingga memberi saya kesempatan kedua,” ujarnya.


Meskipun sebagai kurir, naluri bisnisnya justru tumbuh ketika melihat pasar seluler yang tersebar luas di Indonesia. Berbekal ide cemerlang bisnisnya, Prabu mengusulkan agar perusahaan memborong produk kartu seluler sehingga mendapat keuntungan yang lebih besar. “Begitu ide ini dijalankan, perusahaan saya mendapat untung berlimpah dan saya mendapat komisi dari perusahaan sebesar 300 juta,” paparnya.


Jatuh Bangun Usaha


Dari uang komisi itu, Prabu memberanikan diri untuk membuka bisnis counter seluler di Jakarta. Meskipun baru empat bulan tinggal di Jakarta Prabu membuka counter di beberapa tempat dengan memanfaatkan dana dari investor sebesar 10 miliar. Karena minimnya pengalaman manajemen, usaha ini bangkrut sehingga Prabu menanggung hutang.


Sebelum jatuh tempo pengembalian hutangnya, Prabu melakukan berbagai upaya, salah satunya mendatangi makam para wali songo. Di tengah perjalanan ke Surabaya, Prabu bertemu seseorang yang menawarkan kerja sama. Dari kerja sama itu Prabu merintis usaha kayu di beberapa daerah. “Usaha ini terus berkembang dan menjadi bisnis yang menjanjikan,” jelasnya.


Untuk memenuhi permintaan kayu yang terus meningkat tahun 2001, Prabu membuka perkebunan jati seluas 20 hektar. Keuntungan dari usaha perkebunan itu mengantarkan Prabu mengembangkan perkebunan ya ia rintis dengan nama PT Mahesa Alam Semesta (MAS) pada tahun 2006 dengan mengelola lahan seluas 2.500 hektar.


Konsep bisnis perkebunan jati ini dikembangkan dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong milik warga di beberapa daerah di Jawa Timur. Dibanding menanam padi yang panen tiga kali setahun, perkebunan jati ini lebih menjanjikan karena memanfaatkan bibit Jati Unggul Nusantara (JUN) yang dapat dipanen dalam jangka lima tahun.


Jati yang ia tanam juga menawarkan kepemilikan lahan dengan surat hak milik secara resmi atas nama investor yang ingin berinvestasi di kebun jati ini. Selain itu, setiap tanaman jati yang ia tanam telah mendapatkan asuransi penuh dan hasil panenan juga telah dijamin oleh Asmindo (Asosiasi Industri Permebelan & Kerajinan Indonesia).


Bisnis ini secara tidak langsung sejalan dengan program pemerintah dalam menanggulangi pemanasan global (global warming) dengan menggalakkan program go green. Pasalnya satu pohon jati dapat mencukupi kebutuhan oksigen untuk lima orang. Jika seseorang menanam lima puluh pohon berarti telah mencukupi kebutuhan oksigen untuk 250 orang.


Selain itu, tanaman jati juga dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat mengingat harga jual kayu jati setiap tahun terus meningkat. Oleh karena itu, para petani tidak perlu menunggu lama untuk memperoleh keuntungan besar.


Di antara pemeberdayaan yang dilakukan Prabu adalah dengan memperkerjakan orang-orang sekitar lahan, mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan hingga pemanenan. “Selain melibatkan masyarakat sekitar, kami juga melibatkan pesantren dengan cara memberikan pekerjaan merawat jati oleh para santri yang mondok,” ujarnya.


Prabu selalu yakin bahwa untuk membangun bangsa ini tidak perlu menunggu waktu lama. Pemimpin bangsa harus bisa membaca potensi alam yang dimilikinya sehingga hanya butuh lima tahun untuk membangun. “Berdayakan sumber daya alam yang ada di daerah,” pungkasnya.


 






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Hati-Hati Membeli Besi Batangan















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

133430028213838631


Rukoku berukuran 6,5 m x 16 m dengan gambar mirip di atas.


 


Besi batangan menjadi bahan bangunan yang sangat penting. Besi batangan itu akan menjadi tulang penyangga beragam sisi bangunan. Maka, besi bangunan mesti memiliki ukuran berdasarkan posisi dan konstruksi bangunannya. Jika bangunan di pinggir jalan, sebaiknya pemilik menggunakan besi yang lebih besar ukurannya. Pilihan itu bertujuan agar besi batangan dapat menahan getaran ketika ada kendaraan.


Selain itu, konstruksi bangunan pun sangat menentukan ukuran besi batangan. Besi batangan untuk rumah sederhana berlantai satu tentu berbeda dengan rumah bertingkat. Jika bangunan bertingkat, besi batangan mesti memiliki ukuran yang lebih besar dan dibangun dengan cakar ayam.


Saat ini, saya sedang membangun sebuah ruko berlantai dua. Anggaran pembangunan ruko itu berasal dari sebagian royalti bukuku. Memang royalti bukuku tahun 2011 terbilang cukup besar. Selain cukup digunakan untuk membayar ONH saya dan istri, saya masih memiliki saldo. Lalu, saya pun menggunakan uang itu untuk membangun ruko di pinggir jalan besar.


Karena bangunan berlantai dua, tentu saya memerlukan besi batangan yang sangat banyak. Oleh karena itu, saya tentu membeli besi itu ke toko besar pula. Maka, saya memilih beberapa toko di daerahku. Dari sinilah, saya memiliki beberapa pengalamah pahit. Sengaja saya menuliskan pengalaman itu di sini agar menjadi perhatian pembaca.


Pertama, sebaiknya kita membeli besi batangan dengan menggunakan sistem kiloan atau ditimbang. Ternyata besi batangan dan kiloan memiliki selisih yang cukup signifikan. Rerata setiap kilonya memiliki selisih Rp 1000 sedangkan satu batang besi memiliki berat rerata 5-8 kilogram. Anda bisa membayangkan selisihnya jika membeli lebih dari 100 batang besi!


Kedua, sebaiknya kita membeli besi yang sudah dianyam berdasarkan ukuran dan bentuknya. Ternyata besi batangan yang sudah dianyam sangat menghemat biaya daripada menganyam besi sendiri. Sekadar pengalaman, menganyam besi dapat dilakukan sambil lalu jika rumah belum dibangun. Maka, alangkah baiknya jika kita memersiapkan pembangunan itu jauh-jauh hari.


Ketiga, mintalah contoh besi batangan yang Anda beli, semisal Anda meminta potongan besi sepanjang 1 meter sebagai sampel. Bayarlah besi itu jika sudah dikirim ke rumah. Sesuaikanlah ukuran besi berdasarkan kesepakatan di toko tadi. Jangan Anda bayar jika ukuran besi tidak sesuai dengan perjanjian.



Dua bulan lalu, saya membeli besi batangan sekitar 200 batang. Ada besi batangan yang berukuran 8 mm dan 10 mm. Kebetulan pondasi rukoku sudah dibangun terlebih dahulu. Jadi, saya hanya memerlukan besi untuk tiang dan konstruksi lantai dua. Pada waktu transaksi, saya hanya memesan besi ukuran 8 mm dan 10 mm. Saya tidak minta contoh atau sampel besi batangan itu. Lalu, saya meminta toko untuk sekaligus menganyamkan besi itu berdasarkan ukuran yang saya berikan. Tentunya saya harus membayar biaya lebih.


Tak lama kemudian, semua pesananku dikirim. Waktu itu, hujan turun lebat. Besi anyaman dikirim ke rumah ibuku karena rumahku jelas tidak memungkinkan digunakan untuk menyimpan besi. Dan rumah ibuku cukup gelap. Selain minim penerangan, hujan masih terus mengguyur. Para sopir dan tenaga segera memasukkan besi itu ke rumah sedangkan saya menyiapkan kekurangan uangnya. Lalu, saya pun membayar lunas semua besi itu dan para tenaga itu pulang.


Saya sangat terkejut ketika tukang batuku berkomentar, “Pak Guru, kok besinya kecil. Ini ukurannya cuma 6 mm.”


Mendengar ucapan tukang batuku, saya terkejut. Mengapa saya dibohongi toko material itu? Saya sudah memesan barang itu sejak lama. Selain sudah mengenal pemilik toko dengan baik, saya sering berbelanja kebutuhan lain. Dan semua baik-baik saja. Akhirnya, saya harus membeli besi lagi untuk mengubah ukuran jarak besi yang dianyam agar kuat. Jika kepercayaan yang kuberikan kepada pemilik toko itu dikhianati, saya pasrahkan saja kepada Tuhan untuk menegurnya.


Teriring salam,


Johan Wahyudi


Sumber gambar: Sini


 






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Hati-hati Membeli Apapun Secara Online















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】
“Begini ceritanya, kira-kira kemarin setelah sekian lama fakum (ejaan yg salah!!) dari dunia perfacebukan indonesia…. saya pun terpaksa membuka kembali acount facebuk… banyak sekali tag-tag yg ndak berguna yg ditautkan ke acount saya… ya salah satunya penawaran yg menggiurkan dari salah satu situs jualan online yg menawarkan HP blackberry dengan harga murah (wowww…. tapi sayangnya saya bukanlah pencinta/penggemar gadget BB yg norak itu!!!…..HP kok cuma buat BBM-an, kekekkekke.. norak gitu loch)… “ coba sampean liat screenshootnya di bawah ini!!

 




(di view untuk memperbesar mas bro)


Sebenarnya saya orang yg ndak terlalu pusing dengan hal-hal yg berbau jualan sana sini di Internet,,,, tapi dikarenakan agak sedikit penasaran saya mencoba mengecek kebenaran yg ditawarkan oleh situs http://www.rezkyolshop.com/ tersebut


Awal kali melihat situs tersebut kita akan dibuat percaya dengan sajian yg diberikan, sebab tampilan dan menu-menu dalam web tersebut hampir sempurna dan mirip dengan situs-situs jualan resmi dan terpercaya lainnya. Tapi dikarenakan saya si kenthir ini sudah terbiasa menganalisa dan memang sedikit jenius kalau teman2 bilang (kekekekke….. sampean sirik??? )…. saya mencoba sedikit nakal bermain dengan script di google… akhirnya saya menemukan beberapa kejanggalan pada situs jualan tersebut…. inilah hasil dari pengamatan saya (silakan sampean-sampean perhatikan biar ngak gampang tertipu)



  • Jangan cepat percaya dengan penawaran harga miring. Apalagi dengan mengaku bisa menjual barang elektronik tersebut secara murah karena tidak melalui bea cukai sehingga harganya lebih murah dari harga pasaran di Indonesia.

     



  • Mereka selalu menggunakan gaya yang meyakinkan para calon korbannya bahwa toko mereka dapat di kunjungi langsung di pusat pertokoan di Batam.

     



  • Modus yg mereka gunakan adalah dengan menyuruh korban mereka mentransfer uang melalui Nomer rekening yang telah meraka sediakan dan bukti pengiriman mereka posting atau kirimkan ke e-mail atau facebook korban mereka tersebut dan selama proses transaksi merka siap memandu cara-cara transaksi sesuai dengan yang mereka inginkan.

     



  • Biasanya situs-situs jualan gadungan online hanya dibuat bermodalkan hosting dan domain murah atau gratis mereka mendaftarkan dan membuat situs toko mereka dengan mengcopy isi dari situs lain. Ini mereka lalukan untuk mempersulit pelacakan dan mengaburkan informasi tentang mereka.

     



  • Situs yg mereka buat sebagian besar dibuat menggunakan Script Joomla dengan mengcopy isi dari situs Jualan online www.ngirit.com silakan sampean perhatikan ini!!!


coba anda perhatikan situs jualan kacangan ini!!! dibuat dengan joomla dengan pengaturan yg tidak sempurna dan profesional sebagai penipu!! dan tidak akan ada temukan chatbox untuk kolom pesan dan kesen yg realtime wakakakaakakk..wedusss!!! (di view untuk memperbesar mas bro)


coba anda bandingkan dengan situs jualan yg resmi dan terpercaya ini, lebih serius dalam penampilannya dan ndak asal-asalan


(di view untuk memperbesar mas bro)



  • Nah, lucu dan guoblokkkknya situs jualan http://www.rezkyolshop.com/ ini menampilkan testimonial mereka dengan cara mengambil script testimonial dari situs jualan online http://www.rafishop.com/testimonial.php,… silakan sampean perhatikan ini baik-baik biar semakin jelas!!


(di view untuk memperbesar mas bro)



  • dan bagian terakhir ini yg mbikin saya ngakak…. silakan perhatikan baik-baik alamat real yg mereka cantumkan dalam menu profile situs http://www.rezkyolshop.com/ tersebut



(di view untuk memperbesar mas bro)


Nah lucunya alamat yg ditampilkan adalah alamat yg biasa digunakan untuk menipu.. silakan anda cek disitus http://www.batamwatch.com/scam/2011/06/alamat-toko-fiktif-batam/ ini adalah situs yg mengawasi toko-toko online yg fiktif alias penipu alias wedus !!!



  • Ini bagian yg akan membuat sampean-sampean ngakak…melihat ulah toko online penipu paling guoblokkkk sejagad raya…. perhatikan baik-baik screenshootnya


(di view untuk memperbesar mas bro)


COBA SAMPEAN Perhatikan betapa tululnya pembuat situs itu… dan sebagai bahan untuk meyakinkan anda silakan masuk ke situs kepolisian di bagian pengaduan telah banyak yg mengeluh pada no.izin tersebut…. cek disini silakan sampean bandingkan


sudah…sudah….lama-lama membahasa situs jualan penipu ini tidak akan ada habisnya yg terpenting pesan-pesan saya pada sampean-sampean… STOP MEMBELI APAPUN DI SITUS JUALAN ONLINE YG MERAGUKAN…DAN PANDAI-PANDAILAH MENGECEK KEBENARANNYA…WASPADA–….WASPADA…WASPADAA….


TERAKHIR PESAN kepalan tangan saya kepada sampean pemilik situs http://www.rezkyolshop.com/ ,,…kalau mau jadi penipu, JADIlah penipu yang cerdas seperti gayus atau para koruptor negeri ini…. menipu kok mempermalukan diri sendiri…kekekekkekekekekekeke……piss..posss…pusss…..

 



semoga posting ini dapat bermanfaat dan mencegah lebih banyaknya jatuh korban yang lainnya akibat ketidak tahuan dan kekurang hati-hatian dalam berbelanja online melalui toko online atau pun facebook. Hati-hatilah karena mereka mungkin saja muncul dalam bentuk lain yang serupa tapi tak sama

 



sumber asli dari blog pribadi

 



http://bahrudinblog.wordpress.com/2011/07/27/hati-hati-membeli-hpnetbook-di-jual-beli-online

 





 







starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()

Blog Stats
⚠️

成人內容提醒

本部落格內容僅限年滿十八歲者瀏覽。
若您未滿十八歲,請立即離開。

已滿十八歲者,亦請勿將內容提供給未成年人士。