agen bola,betting-East Asia Summit, DR Mahathir Mohamad; APEC – Honolulu, dan TPP Obama















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

?


 


13212446691826803445


Dr. Mahathir Mohamad — Pemimpin ASEAN (Malaysia), yang jelas Konsepnya dalam Krisis Moneter Asia 1997-98 menentang IMF dan Amerika Serikat; jelas pula konsepnya tentang Gagasan APEC, di-counter dengan East Asia Summit (Asean).


 


Presiden RI Susilo hadir di Pertemuan Ceo APEC- Honolulu — pemikirannya telah dikemukakan (berita TVRI), beliau mengemukakan pengalaman mengatasi krisis, isu ekstremisme, ancaman korupsi dan perubahan iklim.


?


Justru yang menarik adalah gagasan Amerika Serikat yang diusung oleh Presiden Obama — Trans-Pacific Partnership (TPP), yang dikritik sebagai usaha AS memecah-belah APEC. Lho ?


 


 


AS sebagai Tuan Rumah menciptakan agenda baru lagi — Mereka menargetkan kesepakatan baru pada tahun 2012mereka itu terdiri 9 Negara, yakni : AS, Australia, Selandia Baru, Vietnam, Malaysia, Singapura, Brunei, Cile dan Peru.Indonesia tidak potensialkah ?


 


 


Teringat tokoh Asean, ?berkaliber Negarawan yang berhasil meletakkan kemajuan Ekonomi dan Sosial di Malaysia. Ketika APEC pada tahun 1989 didirikan .adalah Perdana Menteri Malaysia waktu itu Dr. Mahathir Mohamad yang tidak menyambut hangat — ia tampil dengan gagasan lain.Forum yang menghimpun Negara-negara Asia Timur.Tahun 1990-an gagasan itu masuk dalam Lingkaran Asean. Yakni East AsiaSummit (EAS).


?


 


Apakah demikian tajam Visi Mahathir Mohamad — ia telah melihat Abad XXI adalah abad Asia, Begitu pula antara lain, yang dikatakan oleh PresidenRI dalam pidatonya di Honolulu, kemarin (TVRI 13/11). Ini adalah Abad Asia, Asia Timur adalah kekuatan ekonomi yang kini kepada siapa Dunia bersandar untuk mengatasi ancaman ResesiGlobal.


 


 


Obama melakukan pertemuan dengan Presiden Cina Hu Jintao, di Honolulu — dalam pidatonya pun, Presiden Obama mengkritik Kebijakan Cina — agar Cina melepaskan kendalinya atas sistem kurs Yuan.Bahkan kemarin sebelum pembukaan Pertemuan APEC, Menteri Keuangan AS Timothy Geithner pun menyerukan hal yang sama.


?


 


Namun Cina tetap menolak liberalisasi kurs Yuan. Itu baru namanya Pemimpin Kelas Dunia.Lantas apa untungnya bagi Indonesia menghadapi situasi Perang Dagang dan FinansialAS dengan Cina ini ?Apa yang bisa dipetik ?


?


 


Menurut Harian Kompas ( 14/11), “Obama yang berbicara setelah Hu Jintao, menyatakan kefrustrasian AS atas perilaku perdagangan China yang dinilai tidak adil, termasuk nilai mata uang China yang sengaja dibiarkan rendah….”. Namanya juga dagang, dan menegakkan hegemoni, begitulah!


?


 


Pahit memang bagi Amerika Serikat pada saat ini (Enggak tahu bagaimana rasanya bagi para Pemimpin Indonesia bersikap, atas keprihatinan perekonomian global ini).


 


Obama dan Hu Jintao membawakan peran mereka sebagai Pemimpin Super Power — lantas apa yang bisa dipetik Indonesia dari Forum itu ?Tidak bisa apa-apa.Indonesia adalah Negara yang kini perekonomiannya pun sangat tergantung atas kestabilan dan pertumbuhan perekonomian Cina — sebagaimana Negara lain di dunia, termasuk AS dan Eropa zona Euro.


?


 


Tetapi — Indonesia bisa menyontoh apa yang dilakukan Cina sejak Reformasi 1978 oleh Deng Xiaopeng.Perkuat ekonomi dalam negeri, persiapkan syarat yang menguntungkan untuk investor datang berinvestasi, dan Berantas Budaya Korupsi dengan keras dan tegas.


?


 


Tembak Mati para Koruptor — jangan neko-neko dalam penegakan hukum.Sampai sekarang ‘kanIndonesia tidak kondusif bagi para Investor.Mau apa ?


 


[MWA] (EkonomiNet – 33)


*)Ilustrasi ex Wikipedia.


?


 






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Dunia Karier : Baca Dulu, Jika Ingin ‘Melepaskan’ Pekerjaan Kita















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

By Christie Damayanti


1337159647845282078


orangmudakatolik.net


 


Karena aku sudah bekerja selama 20 tahun sebagai arsitek, aku mungkin bisa sedikit share tentang karier sebagai pekerja di metropolitan ini. Bukan aku tidak mau berwiraswasta, tetapi lebih kepada bahwa aku ternyata tidak berbakat bisnis. Mengapa? Karena, sangat jujur aku katakan, bahwa bisnis memang kejam. Secara aku dari dulu, bekerja sebagai arsitek di perusahaan2 besar dan suamiku (dulu ) sebelum bercerai, adalah pebisnis handal. Kami pernah membuka perusahaan konsultan dan kontraktor design arsitektur, dan aku merasakan aroma bisnis yang kental, yang membuat aku benar2 berpaling dan memfokuskan diriku sebagai pekerja saja ……


20 tahun bekerja? Ternyata sudah cukup lama, sehingga beberapa bekas mahasiswaku atau bekas anak2 buahku, ‘mengangkat’ku segabai ‘penasehat’ mereka ( lihat tulisanku ‘Fashionable’ Tidak Tergantung Umur dan Keterbatasan Seseorang ). Dan sempat beberaa saat, aku merenungi hidupku, terutama terfokus dengan pekerjaanku. Bahwa, karier seseorang akan bisa cemerlang, ketika dalam kita berproses, mengikuti alur2 yang telah menjadi ‘pakem’ bagi pekerja2 yang memang ingin berkarier.


Jika kita sering berpindah dari perusahaan2 yang 1 ke perusahaan yang lain kita sudah tahu, bahwa ‘kutu loncat’ seperti itu akan menjadikan persahaan yang selanjutnya agak ‘takut’ untuk menerimannya, karna kita hanya 1 tahun indah perusahaan. Lain lagi jika kita sudah diatas 5 tahun, yang kata banyak orang, bahwa 5 tahun adalah batas seseorang bisa ‘meninggalkan’ sebuah perusahaan dengan nyaman …..


Tetapi jika kita sudah bekerja diatas 5 tahun, justru untukku merupakan pekerja yang loyal dengan ssebuah pekerjaan, juga loyal dengan perusahaan itu. Biasanya, justru bagi persuahaan akan lebih memperhatikan pekerja itu, sebagai ‘aset’ yang bisa dianggap sebagai ‘kepercayaan’ untuk ( mungkin ) membuat implementasi dan pengembangan2 usaha baru.


Sedikit share, bagaimana kita sebagai seorang pekerja membuat peta rencana atau ‘plan’ pekerjaan kita :


Karier awal tahun ke-1


Pertama, kita harus berenalan dengan ssesama pekerja, dari divisi sendiri, sampai dengan divisi2 dan departemen2 yang masih berhubungan pun yang tidak berhubungan. Gunanya, adalah untuk b e r k e n a l a n, yang artinya bisa juga untuk m e m b a n g u n ??n e t w o r k i n g. Karena dimanapun, membangun networking harus dilakukan dimanapun kita berada.


Setelah sekitar 2 minggu perkenalan, kita berusaha untuk mencari ‘passion’ atau gairah kerja. Karena jika kita hanya langsung bekerja tanpa mengenal lingkungan kerja kita, kita akan ‘tersingkir’, apalagi politik kantor bisa menghambat bagi karier kita, jika kita tidak pandai2 membuat strategi dalam bekerja.


Tetapi, jika kita di perusahaan baru itu, merupakan pindahan kesekian ( jadi bukan frash graduate ), apakah kita mau ‘berbagi’ dengan teman2 baru kita? Yang jelas, dengan pengalamanku, ternyata banyak orang2 yang baru pindah, tetapi tidak mau untuk berbagi, karena mungkin orang itu hanya memikirkan diri sendiri saja …..


Itu sih terserah saja. Mungkin dia hanya ingin boos tahu bahwa dia adalah orang ‘pintar’ dan hanya dia yang bisa bekerja, tetpi jangan salah juga, jika kita tidak mau berbagi, orang2 lama di perusahaan itu justru akan ‘memboikot’ orang baru ini untuk berkarier ….. jadi, mengapa tidak mau berbagi, toh kita semua hanya pekerja, justru berbagi akan memberikan kita sebagai ‘orang baru’ pamornya naik, karena pengalaman2 kita di kantor yang lama bisa di pelajari sebagai tempat pembelajaran. Tetapi juga, jangan lupa, jangan pernah membicarakan keburukan2 perusahaan lama ya, karena jika ketahun, kita akan di cap ‘penghianat’ dan di ‘blacklist’ jika pindah ke perusahaan lain …..


Tahun pertama di perusahaan yang baru, karena kita belum mengenal ‘medan’ sedikit banyak kita akan terbebas untuk lembur, kecuali kita yang menerjunkan diri, seperti pekerja lapngan untukku …..


Karier tahun ke-3


Begitu menginjak tahunke-3, pasti kita sudah merasakan, “Inikah awal karier?”. Sangat wajar, etika tahun ke-3 kita tidak merasakan permasalahan yang berat, sehingga kita bisa bekerja dengan baik dan selalu mencetak deadline2 yang memuaskan. Jika kita merasakan bahwa itu memang awal sebuah karier, mulailah untuk membangun tim yang solid. Pun jika kita bukan level yang tinggi, kita tetap bisa membangun tim yang solid. Antara teman2 kita serta boss kita, akan menjadi tim untuk deadline2 berikutnya.


Juga, mulailah bekerja untuk ‘mencintai pekerjaan kita’, BUKAN sekedar untuk gaji yang tinggi. Karena, di awal2 dalam membuat tim, atasan kita akan melihat, apakah kita bisa bekerja dengan loyal atau apakah kita bekerja semata2 hanya untuk mencari gaji yanng tinggi? Tidak salah sih, tetapi kita tetap harus bekerja dengan ‘hati’ …..


Deadline2 dan tugas2 baru, mulai menumpuk di tahun ke-3, karena kkia sudah mulai ‘dikenal’ sebagai pekerja yang mumpuni. Apalagi jika boss sudah ‘melihat’ pekerjaan kita, kita akan dijejali banyak pekerjaan. Dan jika kita bijaksana, kita harus bisa membatasi ‘jobdesk’ kita, karena di tahun ke-3 ini, kta akan tidak bisa membendung pekerjaan kita JIKA ‘jobdesk’ kita terus semakin berkembang …..


Karier tahun ke-5


“This is my passion”, pasti adalah curahan hati kita! Tahun ke-5, adalah titik ‘kulminasi’ kita mau terus bekerja di perusahaan ini, atau pindah ke perusahaan yang lain. Dan berbalikan dengan, “I am Boring!”. Benar! Aku pernah berpindah dalam 4 perusahaan. Dan masing2 aku merasa bosan di ahkir tahun ke-5. Aoa yang aku cari? Atau apa yang aku inginkan? Hanya bosan saja, kecuali di perusahaan terakhir ini, aku sudah bekerja menuju tahun ke-7. Bagaimana yang lain? Semua bergantung dengan masing2 dari kita …..


Tahun ke-5, semua sudah ‘mengenal’ kita. Dari Boss kita sampai ob, kita sudah mengenalnya, dari yang baik2 saja, sampai yang buruk2nya ….. Kita dan perusahaan sudah mempunyai ‘chemestry’ yang bisa membuat kita merasa di dalam sebuah ‘keluarga’ besar, sebagai komunitas bekerja …..


Promosi2 mulai untuk bisa disimak dengan lebih baik. Tujuannya, adalah kita bekerja sebagi pekerja yang loyal, handal dan berdedikasi. Gaji kitapun naik dengan pesat. Jadi, apakah kita bisa ‘meninggalkan’ perusahaan ini? Berbeda jika kita bekerja dengan lesu dan tanpa adanya gairah dalam bekerja. Pikirkan baik2 …..


Karier tahun ke-7


Apakah kita akan menggantikan posisi si empunya perusahaan? Tidak! Di tahun ke-7 dan seterusnya,kita sudah saatnya bekerja benar2 BUKAN untuk uang, tetapi untuk kemajuan perusahaan serta pengembangan dan perluasan usaha. Bukan hanya itu, kita mulai menciptakan moment2 apik bagi kandidat2 karyawan kecil untuk ‘membina’ keluarga mereka. Misalnya, beasiswa bagi anak2 mereka, bekerja sama dengan lembaga2 pendidikan, atau mencarikan peuang usaha bagi keluarga karyawan2 kecil, misalnya memberi tempat bagi istri mereka unttuk membuka kantin karyawan, dan sebagainya.


Gagasan2 kita, sebagai pekerja yangn sudah lama pasti akan memberikan masukan bagi perusahaan, dan kita sebagai pekerja yang ‘menciptakan’ ide itu, akan menjadi inspirator, sehingga lambat laun, kita ( yang masih sebagai pekerja ) tidak menutup kemungkinan, akan ‘diambil’ oleh si empunya perusahaan untuk membagi ’share’ dalam ide2 tersebut …… menarik bukan?


Di tahun ke-7 ini, banyak orang mengatakan, “Tantangan sudah habis”. Tetapi, untukku, justru kita bisa memulai sebagai ‘penyalur’ berkat bagi banyak orang. Karena, untuk memuliakan nama Tuhan, bukan hannya sebagai pemuka2 agama saja, tetapi dengan bekerja, kita bisa menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Tidak usah muluk2, setidaknya kita bisa menyalurkan berkat bagi lingkungan di sekeliling kita saja …..


Sekarang, apa yang harus dan ingin diraih? Padahal kita sudah memiliki semuanya.


Jadi, jadilah apa yang Tuhan inginkan, sebagai seorang pekerja yang berdedikasi dan seorang manusia yang bermoral demi kemuliaan nama Tuhan ….


Salamku …..




Profil | Tulisan Lainnya






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Dosa Fatal Penulis Lamaran Kerja















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

13273015971960230956


admin/ilustrasi (shutterstock)


 


Beberapa bulan yang lalu, seorang karyawan, Pak OS, datang ke kantor saya untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting. Dia mengeluh karena istrinya, GS, belum mendapatkan pekerjaan setelah berbulan-bulan mencari kerja. Tak terhitung berapa pekerjaan yang dilamar, tetapi tidak pernah ada panggilan.


“Saya tidak mengerti mengapa tak pernah ada panggilan. Padahal istri saya punya gelar S2” keluh Pak OS. Setelah mendapatkan informasi secukupnya, saya menawarkan diri untuk mereview lamaran kerja (resume) GS. Pak OS pun bersedia mengirimkannya lewat email secepatnya.


Saya sangat terkejut melihat lamaran GS yang memang menyandang gelar S2 itu. Bisa saya mengerti mengapa GS tidak pernah mendapatkan panggilan. Dalam pertemuan berikutnya dengan Pak OS, saya berikan usulan untuk memperbaiki lamaran tersebut. Saya berikan juga beberapa contoh lamaran yang bagus sebagai referensi.


Belakangan saya mendengar bahwa GS mulai bekerja paroh waktu di sebuah organisasi kemasyarakatkan. Tentu saja, bukan hanya lamaran saja yang menjadi penentu keberhasilan GS dalam mendapatkan pekerjaan.


Berdasarkan usulan yang saya berikan kepada Pak OS serta puluhan tahun pengalaman sebagai rekruiter saya menulis artikel ini. Sekedar klarifikasi saya memakai kata ‘resume’, dan ‘lamaran kerja’ untuk maksud yang sama dan tidak mencakup surat pengantar maupun daftar referensi.


Lamaran kerja mengacu pada dokumen utama yang dikirimkan untuk melamar kerja. Dokumen ini biasanya memuat pengalaman kerja, latar belakang pendidikan, informasi pribadi tentang pelamar dst. Lamaran kerja biasanya dikirimkan bersama surat pengantar dan - kalau tersedia – surat atau daftar referensi.


Banyak ‘dosa’ yang biasa dilakukan oleh penulis lamaran kerja. Dalam tulisan ini saya hanya menyampaikan tiga dosa yang paling sering terjadi.


Pertama: lamaran kerja tidak memiliki tujuan atau maksud tertentu. Entah tertulis secara jelas atau tidak, penulis lamaran perlu menentukan apa tujuan dari lamaran yang ditulisnya. Tujuan ini akan membantu pembaca lamaran terutama manager yang mencari tenaga kerja. Selain itu, tujuan yang jelas juga membantu pencari kerja dalam menentukan informasi apa saja yang perlu dimasukkan dalam lamaran itu. Walaupun ada pengalaman yang istimewa, tetapi kalau tidak ada hubungannya dengan tujuan dari lamaran kerja, tidak perlu menjadi bagian dari lamarn tersebut.


Berhubung lamaran perlu punya tujuan khusus, tentu saja masuk akal kalau seorang pencari kerja memiliki satu lamaran utama dan beberapa lamaran lain yang bertujuan untuk melamar pekerjaan tertentu. Lamaran kerja utama bisa mencakup semua pengalaman pelamar dalam sejarah profesinya. Lamaran kerja dengan tujuan yang spesifik hanya mencakup pengalaman yang berhubungan dengan tujuan khusus ini. Pencari kerja perlu menentukan pengalaman yang mana yang perlu dituliskan.


Ini salah satu contoh penulisan tujuan lamaran: mencari pekerjaan dalam bidang kepemimpinan di lingkungan perusahaan yang memberikan tantangan dan penghargaan terhadap kinerja karyawan.


Contoh tujuan ini masih cukup luas, tetapi paling tidak memberikan informasi yang jelas kepada pembaca tentang pekerjaan yang diminati. Dari tujuan ini pembaca tahu bahwa pelamar mencari pekerjaan di tingkatan menajemen atau paling tidak level pengawas. Pelamar tertarik untuk bekerja di perusahaan, bukan di organisasi sosial atau di dunia pendidikan. Pelamar juga punya harapan bahwa perusahaan itu proses evaluasi kerja karyawannya secara teratur.


Tujuan ini juga membantu pelamar untuk memasukan informasi yang berhubungan dengan pengalaman sebagai seorang pemimpin seperti menentukan kebijakan, menyelesaikan masalah, dan mengambil keputusan.


GS memang punya latar pendidikan tinggi, tetapi sayang lamarannya terlalu umum sehingga pembaca tidak tahu pekerjaan apa yang paling cocok dengan latar belakangnya. Lamaran GS tidak memiliki tujuan tertentu dan dipkai untuk melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemahirannya.


Kedua: lamaran menyampaikan kegiatan yang dilakukan tetapi tidak menjelaskan hasil kegiatan itu baik secara kwalitatif maupun kwantitatif. Lamaran tidak perlu berlebihan tetapi juga tidak merendahkan diri.


Pencari kerja sering punya daftar panjang tentang apa saja yang dia lakukan dalam pekerjaannya. Tetapi, sangat sering terjadi, pencari kerja tidak menjelaskan lebih lanjut dampak atau hasil dari yang dilakukan. Seorang akuntan bisa menuliskan dalam resumenya, “Membuat laporan keuangan bagi perusahaan setiap bulan.” Informasi ini akan memberikan kesan jauh lebih kuat kalau diberi penjelasan lebih lanjut seperti, “Dengan bekerja sama dengan lima departemen, membuat laporan keuangan bulanan yang dipakai oleh pihak manajemen untuk menentukan perencanaan bisnis dengan nilai lebih dari dua milyard.”


Seorang guru bisa menuliskan di resumenya, “Lima belas tahun mengajar matematika di tingkat SMA.” Penyataan ini juga bisa dibuat lebih impresif dengan menambahkan informasi lebih rinci, “Lima belas tahun mengajar matematika di berbagai kelas bagi siswa SMA dari beragam latar belakang sosial, budaya, ekonomi dan kecerdasan dengan tingkat keberhasilan 96%.” Dengan menambahkan informasi ini pembaca diberi kesan bahwa pelamar kerja ini kaya pengalaman dan kemungkinan akan berhasil dalam bekerja baik di kota maupun pedesaan.


Angka memang sangat ampuh untuk memperkuat lamaran kerja. Ini salah satu contoh informasi dari pelamar kerja yang berpengalaman dalam pengawasan. “Mengawasi dan mengarahkan kinerja dari 15 anak buah dari empat kantor cabang, yang berasal dari berbagai pelosok tanah air, latar belakang pendidikan, umur, dan pengalaman.” Kesannya akan berbeda kalau pernyataan ini hanya dituliskan, “Mengawasi dan mengarahkan anak buah.”


GS memang menuliskan daftar semua kegiatan yang dia lakukan, tetapi masih miskin informasi. Pembaca tidak mendapatkan kesan bahwa dia punya cukup pengalaman dan tahu persis apa yang dia tuliskan.


1327289954565424618Ketiga: lamaran memiliki banyak kesalahan ejaan serta tidak seragam dalam penulisan. “Dosa” ini juga saya temukan di lamaran kerja GS. Pada suatu bagian yang sama, saya melihat ada perbedaan yang jelas dalam besar kecilnya huruf (font size). Lamaran tidak terlihat rapi dan seragam.


Penulisan bulan dan tahun juga tidak seragam. Di satu tempat tertulis “September ’07” di tempat lain saya lihat ‘Jul. 2005’. Tentu saja pembaca tahu maksudnya. Tetapi kecerobohan seperti ini memberikan kesan negatif kepada pembaca.


Saya juga temukan banyak ruang kosong di lamaran GS. Ruang kosong ini sebetulnya bisa dimanfaatkan untuk menambahkan informasi seperti yang saya sampaikan di bagian pertama.


Sekitar dua minggu yang lalu seorang manager senior mengatakan kepada saya, “Sebetulnya saya sangat tertarik dengan pengalaman BG. Tetapi, kesalahan ejaan di lamarannya membuat saya untuk melihat lamaran lain.” BG adalah salah satu pelamar untuk posisi yang cukup tinggi di kampus kami dan posisi ini memang menuntut ketelitian. Sebetulnya BG termasuk tiga finalis untuk posisi itu.


Manager senior ini akhirnya memilih pelamar lain yang resumenya rapi dan ‘spotless’ tanpa noda. Kesalahan ejaan memang bisa berakibat fatal untuk jabatan yang menuntut ketelitian dan mencari pelamar yang ‘detailed oriented’.


Banyak faktor yang menjadi penentu apakah seorang pelamar akan mendapatkan pekerjaan. Penulisan lamaran hanyalah salah satu dari faktor-faktor penentu ini. Surat pengantar, wawancara, referensi/rekomendasi, pengalaman kerja dst, adalah sebagian dari faktor lainya yang turut menentukan. Bersamaan dengan faktor-faktor ini ada sederetan ‘dosa’ juga yang sering dilakukan oleh pelamar kerja.


Semoga tulisan ini berguna bagi pembaca yang dalam proses mencari kerja, terutama yang sedang menulis lamaran kerja.


Keterangan: foto dari internet






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Djogdjakarta Slowly Asia















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

1322204107822688638


Keraton Yogya/Shutterstock)


 


 


Ketika ayah saya wafat tahun 1990, saya mengalami pukulan emosi yang luar biasa. Saat ini saya berziarah ke berbagai tempat disepanjang pulau Jawa dan Bali. Saya banyak berdiskusi dengan mentor-mentor spiritual. Saat itu saya seoalah mencoba mencari jawaban atas pertanyaan yang juga tidak saya paham. Saya tidak menemukan apa-apa. Proses itu malah melelahkan jiwa dan raga. Suatu hari di Djogdjakarta saya bertemu dengan Mpu Peniti. Dan saya diajak minum teh ala Djawa. Nas-Gi-Tel. Disebelah kanan ada bokor berisi teh yang panas, pahit dan kental. Di sebelah kiri ada gelas kosong berisi gula batu. Dengan cara yang sangat sederhana saya dijelaskan oleh Mpu Peniti tentang kebahagian hidup. Kata beliau teh yang panas, pahit dan kental itu adalah kehidupan kita. Dan gelas kosong dengan gula batu adalah kebahagian hidup yang kita idam-idam-kan. Lalu dengan perlahan beliau menuangkan teh yang panas, pahit dan kental itu kegelas yang berisi gula batu. Membiarkannya larut pelan-pelan dan minum pada saat yang pas dengan kemanisan yang sangat pas. Mpu Peniti, menghela nafas panjang, sehabis minum dan diwajahnya saya melihat kepuasan dan kenikmatan yang luar biasa. Saat itulah saya jatuh cinta pertama kalinya pada filosofi pelan ala Djawa.


Beberapa tahun kemudian seorang teman di Djogdjakarta, bercerita bahwa kata yang tepat adalah “Alon-alon waton kelakon.” Dan bukan “Alon-alon maton kelakon”. Dalam filosofi yang indah luar biasa ini, focus intinya bukanlah pada pelan-nya. Tetapi justru pada hasil dan tujuan akhirnya. Bahwa kita kalau sudah punya tekad, harus tercapai. Kalau prosesnya pelan, biar saja . Yang penting tercapai.


Pelan dan lambat sangat berbeda. Begitu penjelasan seorang guru Yoga kepada saya. Ia menyarankan kepada saya untuk selalu melakukan meditasi, dengan bernafas secara teratur, pelan-pelan dan panjang. Semata agar ada penyerapan enerji yang lebih besar. Namun jangan lambat bernafas. Nanti mati. Katanya sambil tertawa.


Sejak tahun 1990, saya kemudian belajar dan menekuni “pelan”. Pernah sekali di Tokyo, seorang master chef sushi bercerita bahwa kita sebenarnya miskin terhadap waktu. Itu sebabnya semuanya kita lakukan tergesa-gesa. Makan sushi yang benar harus dilakukan dengan cukup waktu. Alias pelan-pelan. Kita duduk didepan counter sushi, berhadapan dengan sang master chef. Ia biasanya bercerita tentang hari ini, dan apa saja ikan yang segar yang ia temukan di pasar subuh tadi. Lalu kita menonton sang master chef membuat sushi, kemudian makan satu demi satu saling berkomentar dan bercerita. Ditemani sake. Bukan dengan cara makan sebanyaknya-banyaknya dalam waktu singkat. Dalam kisah ini pelan adalah kemewahan hidup yang luar biasa sekali. Dan lama kelamaan saya mulai mengerti juga bahwa pelan itu sangat indah.


Lalu dalam 10 tahun selanjutnya, saya menemukan Djogdjakarta. Terpesona dengan keindahan jiwanya. Pelan menjadi titik terpenting dalam kehidupan saya. Saya belajar bahwa Gamelan adalah orchestra yang ditabuh pelan-pelan. Dan dalam keseimbangan serta keteraturan pelan, kita menemukan harmonisasi dan keindahan nada. Sebuah siraman yang menyejukan jiwa. Kuliner Djogdjakarta seperti gudeg, resep aslinya harus dimasak 3 hari 3 malam, dengan api sangat kecil, sehingga bumbunya meresap. Pelan adalah proses yang sangat dimengerti dan dimuliakan oleh orang Djawa. Seni membatik, yang memerlukan ketekunan, kesabaran, juga inspirasi lain dari proses pelan yang indah. Itu sebabnya keindahan sepotong kain batik tidak ditemukan pada motifnya semata, namun dari kesucian prosesnya yang memakan waktu. Tarian seperti Serimpi dan Bedaya, secara sacral juga di tarikan dengan amat pelan. Mirip kita menonton film dengan gerakan slow motion. Sangat mistis sekali. Konon ketika orang Djawa membuat keris, logam terakhir harus datang dari sisa meteor yang jatuh kebumi. Sebuah pertanda, bahwa keris selesai karena ijin dari langit. Sebuah proses yang bisa jadi sangat pelan, namun memiliki kepatuhan dan respek yang sangat tinggi antara manusia dan penciptanya.


Pelajaran, cerita dan wejangan ini semua, membuat saya bercita-cita untuk membuat sebuah industri pelan di Indonesia. Dalam sebuah diskusi dengan kartunis Ismail Sukribo, beliau menyodorkan sebuah konsep lucu “DJOGDJAKARTA SLOWLY ASIA”. Mulanya saya tertawa mendengarnya. Lewat perenungan yang lama, akhirnya saya tersentak bangun. Ide “DJOGDJAKARTA SLOWLY ASIA’ sangatlah brilyan dan sexy sekali. Dan bisa menjadi kampanye yang menjadikan Djogdjakarta menjadi tujuan wisata global dunia berikutnya. Bayangkan saja bahwa selama ini berapa banyak penduduk dunia, seperti di New York, Tokyo, HongKong dan kota-kota lain, menderita stress dan kelelahan yang sangat luar biasa. Mereka semuanya mencari tempat pelarian dan tempat belibur. Apa jadinya, kalau kita tawarkan kepada mereka, sebuah janji – “Barang siapa …. yang hendak membuat hidupnya menjadi lebih “PELAN”….. silahkan saja datang ke Djogdjakarta. Ibu kota Pelan di dunia.” Karena di Djogdjakarta anda bukan saja bisa menghilangkan stress dan kelelahan, tetapi juga belajar seni hidup pelan. Mengerti proses pelan secara seutuhnya.


Salah satu bukti otentik, konon statistik wilayah DJOGDJAKARTA menunjukan bahwa usia rata-rata masa hidup orang Djogdjakarta mendekati angka 75, dan diatas rata-rata masa hidup orang Indonesia yang berkisar 68 tahun. Dapat kita simpulkan budaya dan gaya hidup pelan orang Djogdjakarta minimal membuat mereka lebih berusia panjang. Djogdjakarta juga bukan miskin atraksi pariwisata. Mulai dari gunung hingga pantai. Semuanya dimiliki Djogdjakarta. Seni, budaya, dan kulinernya juga sangat beragam dengan pesona dan atraksi yang luar biasa.Pantai seperti Parangtritis, Sadeng, Siung hingga Krakal, semuanya punya karakter khusus yang serba unik. Malah Djogdjakarta juga memiliki Borobudur, yang merupakan artefak agama Buddha yang terbesar didunia. Jadi dari segi produk Djogdjakarta semestinya punya potensi yang sangat luar biasa. Patut menjadi tujuan pariwisata global dunia.


Yang kurang, barangkali seperti biasa adalah promosi dan branding yang kuat. Kurang lebih 5 tahun yang lalu, saya puny aide untuk membuat sebuah ‘hub’ di Djogdjakarta untuk mempromosikan gerakan pelan ini sehingga menjadi sebuah industry pariwisata pelan. Cita-cita ini terus menerus bergetar sedikit demi sedikit. Melebar dan bergema. Hingga satu saat, saya ketiban rejeki karena Ibu Tirto Utomo, membantu saya untuk mewujudkan cita-cita ini. Sebuah geduang bekas Gudang Aqua, di Jalan Raya Magelang km 8 – Sleman, di bolehkan untuk disulap menjadi ROEMAH PELANTJONG. Dengan slogan ‘SEMUANYA YANG PELAN ADA DISINI’ – ROEMAH PELANTJONG beroperasi sejak 18 Juni 2011, dengan cita-cita menjadi sebuah galeri besar untuk memajang semua produk pelan ala Djogdjakarta. Sehingga semua pelancong bisa mengagumi filosofi pelan ala Djogdjakarta ini.


Saat ini di ROEMAH PELANTJONG, sudah ada galeri dengan produk, batik, kaos, sutera liar, toko buku, dan aneka kerajinan Juga sudah ada tempat ngopi yang diberi nama REPOEBLIK NONGKRONG dimana para turis bisa menikmati SLOW TEA alias NAS-GI-TEL ala Djogdjakarta. Di lantai atas ada LENTUR GALLERY yang didedikasikan untuk artis-artis muda DJOGDJAKARTA untuk memajang karya-karya mereka. Nantinya dalam 1-2 bulan mendatang ROEMAH PELANTJONG akan dilengkapi dengan museum BAKPIA dan MINI MALIOBORO. Dan dibelakang juga tersedia sebuah ruang makan besar yang sedang di renovasi dan akan menjadi galeri aneka kuliner khas Djogdjakarta.


Aneka komunitas seni telah memanfaatkan ROEMAH PELANTJONG untuk berbagai kegiatan, mulai dari acara pameran lukisan, pameran Sajadah dan Kerudung, lawakan, acara seminar, music hip-hop, hingga peluncuran buku. Yang menarik adalah ROEMAH PELANTJONG memiliki dinding lebih dari 400 m2 yang rencananya akan dijadikan kanvas dengan berebagai seni mural, street art dan graffiti. Di pintu masuk, ROEMAH PELANTJONG memiliki aula besar yang kini telah diberi lukisan mural yang menceritakan budaya di aula ini digelar mural dari Ganesha hingga Nyai Loro Kidul. Salah satu lorong yang nantinya akan dijadikan MINI MALIOBORO kini sudah di hias dengan graffiti dan street art – DJOGDJAKARTA SLOWLY ASIA. Dengan sejumlah interpertasi kontemporer.


Dalam 6 bulan mendatang ROEMAH PELANTJONG akan menggalang kerja sama dengan berbagai pelaku pariwisata DJOGDJAKARTA dengan tujuan agar tercipta sebuah peta yang melukisakan produk-produk pelan khas Djogdjakarta, sehingga turis bisa datang dan menikmati sehari pelan di Djogdjakarta, mulai dari pagi hingga malam. Sebuah web-site dan film documenter juga sedang direncanakan. ROEMAH PELANTJONG sendiri tiap bulan mengadakan kegiatan untuk mempromosikan DOGDJAKARTA SLOWLY ASIA.


Dengan kerja sama bersama pelaku pariwisata di kota DJOGDJAKARTA, diharapkan dalam 2-3 tahun, branding DJOGDJAKARTA SLOWLY ASIA tidak menjadikan isapan jempol belaka, melainkan sebuah gerakan promosi dengan kepemilikan bersama yang mampu mengukuhkan posisi Djogdjakarta sebagai sebuah tujuan pariwisata global.


 






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Diversifikasi Pangan Pokok















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

Dari 50.000 jenis tumbuhan yang bisa dimakan didunia ini, hanya beberapa ratus saja diantaranya yang menjadi menu makanan manusia sehari-hari. Dari sekian ratus tersebut, hanya tiga yang menjadi makanan pokok dua pertiga populasi dunia, yaitu beras, gandum, dan jagung. Dan diantara ketiganya itu, beras adalah makanan yang paling banyak dikonsumsi, beras menjadi makanan utama 3,5 milyar orang atau setengah dari keseluruhan populasi dunia.


Dengan kata lain, beras adalah jenis makanan yang sangat penting. Bahkan, sedikit saja terjadi “gangguan” pada beras (misalnya pada cara penanaman, penjualan, dll) akan segera membawa dampak besar pada perekonomian secara global. Sebagai contoh, awal tahun lalu Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra berencana untuk membeli beras petani dengan harga di atas pasaran dunia, akibatnya langsung terjadi kepanikan massal. langsung terjadi kenaikan harga beras secara global. Harap dimaklumi, 30 persen beras dunia berasal dari Thailand. Atau contoh lain ketika terungkap beras dari China ternyata mengandung bahan yang berbahaya, berarti selama ini dua pertiga rakyat China memakan makanan beracun setiap hari. Demikian dahsyatnya pengaruh beras.


Lalu bagaimana dengan Indonesia? Indonesia yang memiliki wilayah yang sangat luas dan terdiri dari banyak suku bangsa aslinya dulu memiliki panganan pokok yang sangat beragam. Sebut saja daerah-daerah seperti Mentawai, Madura, Nusa Tenggara, Maluku dan lain-lain pada masa lalu lebih suka mengkonsumsi kentang dan sagu sebagai makanan pokok. Namun saat ini beragam jenis makanan tersebut rata-rata telah tergantikan dengan beras. Masyarakat kita terbiasa makan nasi tiga kali sehari, bahkan belum dianggap sudah makan jika belum menyantap nasi.


Sejarah ‘penyeragaman’ makanan pokok masyarakat Indonesia Timur bermula dari kebijakan Presiden RI kedua, Soeharto. Soeharto sangat menyadari bahwa ia memimpin suatu negara yang sangat Bhinneka. Agar lebih mudah mempersatukan, maka ia bermaksud agar masyarakat Indonesia memiliki lebih banyak kesamaan, salah satunya dengan jalan homogenisasi pangan. Maka pada era 1980an Soeharto memiliki kebijakan ketahanan dan kemandirian pangan dengan beras sebagai makanan pokok bagi masyarakat Indonesia.


Kebijakan dari Soeharto ini juga ikut didorong perpindahan masyarakat Jawa yang berprofesi sebagai karyawan, guru, atau petani ke daerah-daerah luar Jawa. Biarpun di daerah terpencil, mereka selalu mempertahankan budaya memakan nasi sebagai menu utama. Akibatnya masyarakat tradisional seperti di Papua menganggap nasi sebagai makanan orang maju dan berpendidikan, dan sagu adalah makanan orang yang ketinggalan jaman. Maka sedikit demi sedikit terjadi perubahan budaya.


Celakanya daerah seperti Papua tidak cocok untuk bercocok tanam padi. Padi susah ditanam di daerah pegunungan seperti Papua, padahal masyarakatnya sudah terlanjur bergantung pada beras. Belum lagi sarana transportasi disana belum bagus. Akibatnya pasokan beras sering tersendat, tentunya hal ini bisa mengakibatkan kelaparan. Padahal sebenarnya makanan pokok tradisional Papua seperti keladi, kentang dan sagu akan lebih efisien bagi masyarakatnya. Namun yang terjadi sebaliknya. Beras terus di subsidi sementara harga sagu selalu tinggi.


Secara nasional kondisi pangan di Indonesia pun tidak pula terlalu baik. Walaupun sempat di anugerahi penghargaan oleh FAO, saat ini kita adalah net importir untuk seluruh komoditas panganan pokok. Sebagai konsumen beras ketiga terbesar dunia, pemerintah Indonesia mengimpor 1,5 juta ton beras setiap tahunnnya. Wajar saja mengingat konsumsi beras masyarakat Indonesia adalah 139 kilogram perkapita. Coba dikalikan dengan jumlah penduduk Indonesia yang hampir 250 juta jiwa.


Dari 50.000 jenis tumbuhan yang bisa dimakan didunia ini, hanya beberapa ratus saja diantaranya yang menjadi menu makanan manusia sehari-hari. Dari sekian ratus tersebut, hanya tiga yang menjadi makanan pokok dua pertiga populasi dunia, yaitu beras, gandum, dan jagung. Dan diantara ketiganya itu, beras adalah makanan yang paling banyak dikonsumsi, beras menjadi makanan utama 3,5 milyar orang atau setengah dari keseluruhan populasi dunia.


Dengan kata lain, beras adalah jenis makanan yang sangat penting. Bahkan, sedikit saja terjadi “gangguan” pada beras (misalnya pada cara penanaman, penjualan, dll) akan segera membawa dampak besar pada perekonomian secara global. Sebagai contoh, awal tahun lalu Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra berencana untuk membeli beras petani dengan harga di atas pasaran dunia, akibatnya langsung terjadi kepanikan massal. langsung terjadi kenaikan harga beras secara global. Harap dimaklumi, 30 persen beras dunia berasal dari Thailand. Atau contoh lain ketika terungkap beras dari China ternyata mengandung bahan yang berbahaya, berarti selama ini dua pertiga rakyat China memakan makanan beracun setiap hari. Demikian dahsyatnya pengaruh beras.


Lalu bagaimana dengan Indonesia? Indonesia yang memiliki wilayah yang sangat luas dan terdiri dari banyak suku bangsa aslinya dulu memiliki panganan pokok yang sangat beragam. Sebut saja daerah-daerah seperti Mentawai, Madura, Nusa Tenggara, Maluku dan lain-lain pada masa lalu lebih suka mengkonsumsi kentang dan sagu sebagai makanan pokok. Namun saat ini beragam jenis makanan tersebut rata-rata telah tergantikan dengan beras. Masyarakat kita terbiasa makan nasi tiga kali sehari, bahkan belum dianggap sudah makan jika belum menyantap nasi.


Sejarah ‘penyeragaman’ makanan pokok masyarakat Indonesia Timur bermula dari kebijakan Presiden RI kedua, Soeharto. Soeharto sangat menyadari bahwa ia memimpin suatu negara yang sangat Bhinneka. Agar lebih mudah mempersatukan, maka ia bermaksud agar masyarakat Indonesia memiliki lebih banyak kesamaan, salah satunya dengan jalan homogenisasi pangan. Maka pada era 1980an Soeharto memiliki kebijakan ketahanan dan kemandirian pangan dengan beras sebagai makanan pokok bagi masyarakat Indonesia.


Kebijakan dari Soeharto ini juga ikut didorong perpindahan masyarakat Jawa yang berprofesi sebagai karyawan, guru, atau petani ke daerah-daerah luar Jawa. Biarpun di daerah terpencil, mereka selalu mempertahankan budaya memakan nasi sebagai menu utama. Akibatnya masyarakat tradisional seperti di Papua menganggap nasi sebagai makanan orang maju dan berpendidikan, dan sagu adalah makanan orang yang ketinggalan jaman. Maka sedikit demi sedikit terjadi perubahan budaya.


Celakanya daerah seperti Papua tidak cocok untuk bercocok tanam padi. Padi susah ditanam di daerah pegunungan seperti Papua, padahal masyarakatnya sudah terlanjur bergantung pada beras. Belum lagi sarana transportasi disana belum bagus. Akibatnya pasokan beras sering tersendat, tentunya hal ini bisa mengakibatkan kelaparan. Padahal sebenarnya makanan pokok tradisional Papua seperti keladi, kentang dan sagu akan lebih efisien bagi masyarakatnya. Namun yang terjadi sebaliknya. Beras terus di subsidi sementara harga sagu selalu tinggi.


Secara nasional kondisi pangan di Indonesia pun tidak pula terlalu baik. Walaupun sempat di anugerahi penghargaan oleh FAO, saat ini kita adalah net importir untuk seluruh komoditas panganan pokok. Sebagai konsumen beras ketiga terbesar dunia, pemerintah Indonesia mengimpor 1,5 juta ton beras setiap tahunnnya. Wajar saja mengingat konsumsi beras masyarakat Indonesia adalah 139 kilogram perkapita. Coba dikalikan dengan jumlah penduduk Indonesia yang hampir 250 juta jiwa.


Dari uraian diatas kita berkesimpulan, sudah saatnya diambil tindakan mengenai makanan pokok masyarakat Indonesia. Ketergantungan kepada satu bahan makanan pokok bagi ratusan juta masyarakat di negara seluas Indonesia agak kurang masuk akal sebenarnya. Sudah saatnya belajar diversifikasi pangan. Bisa saja suatu saat nanti makanan pokok Indonesia beragam dari pisang, jagung, kentang, singkong, sagu dan lain-lain, seperti nenek moyang kita dahulu. Pemerintah pun bisa melakukan himbauan kepada masyarakat untuk mengurangi konsumsi beras dan mulai mencoba makanan pokok yang lain. Jika ada “car free day”, kenapa tidak diadakan “rice free day”? Dan satu lagi kebiasaan yang harus diubah, anggapan bahwa “jika tidak makan nasi, berarti dianggap orang tak mampu”.






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()






agen bola,betting-Direksi Telkom Baru: The Green Dream Team















【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

133707588978495424Sebagai perusahaan ICT terbesar, Telkom selalu menarik perhatian publik Indonesia. Forbes mencatat kapitalisasi pasar Telkom sebesar 14,9 miliar dollar AS dan menempatkannya sebagai perusahaan terbuka terbesar keempat di Indonesia di bawah BRI, Bank Mandiri dan BCA. Tidak hanya menjadi yang terbesar, berbagai prestasi Tekom di tingkat internasional telah mengharumkan nama bangsa. Ajang 2nd Asian Excellence Recognition Award 2012 yang diselenggarakan baru-baru ini oleh Majalah Corporate Governance Asia di Hong Kong, menobatkan Telkom sebagai The Best Environmental Responsibility dan The Best Investor Relations Professional. Karenanya wajar jika pergantian direksi perusahaan yang menempatkan saham di New York Stock Exchange dan memiliki pelanggan 129 juta ini banyak diulas media.


Pergantian direksi kali ini tentu lebih menarik disimak dari sebelumnya. Bukan karena Telkom sebagai perusahaan besar, namun karena nama-nama yang muncul adalah kalangan muda, jejak pendidikan prestisius, brilian, kompeten di bidangnya dan seluruhnya dari internal Telkom. Tentu saja publik akan menghubungkan fenomena ini dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan.


Seperti banyak diberitakan, Jumat (11/5) Kementrian BUMN telah menunjuk jajaran direksi baru Telkom. Jabatan Direktur Utama yang semula dipegang Rinaldi Firmansyah dipercayakan kepada Arief Yahya (51). Direktur Keuangan kepada Honesti Basyir (44), Direktur Human Capital and General Affair kepada Priyantono Rudito (45), Direktur Compliance and Risk Management kepada Ririek Adriansyah (49) dan Direktur Information and Technology kepada Indra Utoyo (50). Sedangkan untuk Direktur Network and Solution, Direktur Enterprise and Whole Sale dan Direktur Konsumer masing-masing di amanahkan kepada Rizkan Chandra (43), M Awaludin (44) dan Sukardi Silalahi (47).


“Umur semua direksi baru di bawah 45 tahun” demikian ungkapan Dirut yang ditulis salah satu media. Meskipun ungkapan tersebut tidak sepenuhnya benar, namun susunan direksi yang didominasi umur 43, 44 dan 45 tahun benar-benar memberi kesan “di bawah 45”. Lebih lanjut Dirut menyebut formasi tersebut sebagai green team.


Arief Yahya telah menjadi direksi sejak berumur 43 tahun. Sebelumnya Arief menjabat sebagai Direktur Enterprise and Whole Sale, Kepala Divisi Jawa Timur dan Kepala Divisi Kalimantan. Pria yang bergabung Telkom sejak 1986 ini merupakan alumni Teknik Elektro ITB dan telah mengantongi gelar Master dari University of Surrey, UK.


Indra Utoyo menjadi Direktur IT, Solution & Strategic Portfolio sejak Februari 2007. Bergabung dengan Telkom mulai 1986, Indra sebelumnya sempat menduduki posisi sebagai Senior General Manager pada unit Information System Center. Pria kalem yang hobi Bulu Tangkis ini adalah alumni Elektro ITB dan University of London, UK.


Muhammad Awaluddin bergabung dengan Telkom sejak 1991. Sepanjang kariernya Awaluddin telah menempati berbagai posisi pimpinan operasional, sehingga pengalaman dan kompetensinya tidak diragukan lagi. Sebelumnya Awaluddin sempat menempati posisi sebagai Direktur Utama PT Infomedia Nusantara, Kepala Divisi Jaringan Akses dan Kepala Divisi Sumatra. Pekerja keras yang sering di panggil Pak Awal ini cukup aktif memanfaatkan socail media untuk bersosialisasi. Pak Awal adalah alumni Universitas Sriwijaya dan European University.


Sejak bergabung dengan Telkom tahun 1993 Rizkan Chandra banyak menggeluti bidang teknik. Pemahamannya tentang teknologi telekomunikasi menempatkan Rizkan pada posisi prestisius baik di lingkungan Telkom maupun komunitas global. Sebelum menjabat Direktur Network and Solution, Rizkan menduduki posisi Direktur Utama PT Sigma Cipta Caraka, salah satu anak perusahaan Telkom dibidang teknologi informasi. Rizkan juga sempat menduduki posisi Vice President Infrastructure & Service Planning. Direktur termuda ini merupakan alumni ITB dan National University of Singapore.


Tantangan Berat bagi Telkom


Telkom cukup beruntung, karena Kementrian BUMN telah mengamanatkan posisi direksi kepada mereka yang memiliki dedikasi dan kompentensi sepadan. Telkom memang besar dan memiliki prestasi segudang. Namun tantangan yang dihadapi saat ini sungguh sangat berat. Karenanya momentum penunjukan kalangan muda yang profesional dan brilian merupakan pilihan yang sangat tepat.


Kenapa tantangan Telkom sangat berat? Setidaknya ada beberapa alasan berikut. Pertama, industri ICT berubah sangat cepat. Lihatlah Yahoo. Semula menjadi raja search engine, namun pangsa pasarnya saat ini tinggal 6 persen.. RIM yang lima tahun lalu menjadi dambaan, tiba-tiba terpuruk dengan pangsa pasar hanya 6,7 persen. Demikian juga Nokia dan Microsoft yang mati-matian berupaya memulihkan pangsa pasar yang semakin tergerus. Sementara Google, Facebook, Samsung, Apple, ARM, merupakan nama-nama yang relatif baru di industri ICT namun telah berhasil menempati posisi puncak.


Kedua, berkompetisi melawan BUMN-BUMN negara makmur. Sesungguhnya industri ICT Indonesia merupakan medan kompetisi global. Telkom bersama anak perusahaan Telkomsel sedang berjuang melawan kekuatan negara lain. Indosat dikendalikan oleh Qtel Asia yang bermarkas di Qatar. Sesuai dengan namanya, XL Axiata didukung penuh oleh induknya Axiata, sebuah perusahaan ICT regional bermarkas di Malaysia. Three merupakan bagian dari grup Hutchison, sebuah perusahaan ICT global yang beroperasi di berbagai belahan benua. Axis mendapat dukungan penuh dari induknya Saudi Telecom Company (STC), sebuah perusahaan ICT yang telah beroperasi di berbagai negara Timur Tengah dan Asia.


Ketiga, penetrasi fixed broadband sangat rendah. Meskipun pengguna internet sudah mencapai 55 juta akhir tahun lalu, namun jumlah fixed broadband tidak lebih dari 3 juta, jauh tertinggal dari negara-negara tetangga. Sementara di negara-negara maju, penetrasi fixed broadband justru menjadi perhatian serius. Di Eropa penetrasi fixed broadband mencapai 20 persen, dan China berkisar 6,2 persen. Sebagai BUMN, Telkom memiliki tanggung jawab mewujudkan the true broadband di Indonesia.


Keempat, tantangan FWA. Seperti diketahui, pemerintah berencana menghapus lisensi fixed wireless access (FWA), sehingga operator seluler bakal mendapat perlakuan dan kewajiban yang sama baik FWA (CDMA) maupun GSM. CDMA juga mengalami hambatan roadmap teknologi. Banyak operator CDMA global bermigrasi ke LTE, yang notabene adalah roadmap path-nya GSM. Flexi, produk Telkom yang mengusung teknologi CDMA, baru menggenggam sekitar 15 juta pelanggan, tertinggal dari operator baru Axis dan Three. Dengan kondisi demikian perkembangan dan strategi Flexi ke depan bakal menjadi pekerjaan rumah bagi direksi baru.


Mampukah direksi baru menghadapi tantangan dan terus membesarkan nama Telkom di kancah regional bahkan internasional? Tentu waktu yang akan menjawab. Saham TLKM senin (14/5) kemarin justru jatuh ?. Mungkin hanya respon sesaat. Namun setidaknya formasi direksi bentukan Menteri BUMN Dahlan Iskan ini telah memunculkan optimisme tinggi. Tidak hanya bagi jajaran karyawan Telkom Group yang mencapai lebih dari 26 ribu, namun juga pemegang saham mayoritas, pelaku bursa dan seluruh pihak yang berkepentingan.


Tidaklah berlebihan, jika para direktur muda “di bawah 45” yang menjadi dambaan ini disebut sebagai The Dream Team atau mencomot pernyataan Dirut sebagai The Green Dream Team. Merekalah pemegang mimpi seluruh stakeholders, juga mimpi publik ICT Indonesia. Mimpi menjadikan Telkom sebagai operator ICT berkelas regional bahkan global. Selamat bekerja semoga sukses.






starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()





交友,single club-80歲母親欲捐肝救肝硬化女兒 為治病賣房子(圖)

















【date, dating, speed dating 極速約會, speed dating, Speed dating newfdgathering, Love, 愛情, 約會, 徵友, 交友, 交友網, Match, Matching, 配對, 婚姻介紹, discuss, single, single club, 朋友, 單身派對, 足球, 籃球, 單車, facial, 美容, 男士美容, 多媒體, 塔羅牌, 蛋糕課程 】

 


80歲高齡的袁傑老人,緊緊地握著女兒湯月紅的手,希望女兒能戰勝病魔。張蓓 小劉軍 攝影報道


去年,“暴走媽媽”陳玉蓉為救危在旦夕的兒子,堅持暴走7個月,日行十公裡,終為孩子成功捐肝;今天,在湖南省馬王堆醫院感染科,一位80歲的老母親不顧高齡願捐肝救女,再次見證瞭母愛的無私與偉大。昨日上午,記者來到馬王堆醫院,見到瞭欲捐肝救女的袁傑老人和她的傢人。


為治病把房子也賣瞭


昨日上午10時許,袁老正在病床邊照顧42歲的女兒湯月紅。見記者來瞭,皺紋滿面的袁老緊緊拉住記者的手,懇切地說:“救救我女兒吧!隻要能救女兒,我願意把自己的肝捐給她。”


躺在病床上的湯月紅臉色蠟黃,身上、手臂上多處呈現淤青。她的丈夫陳大海告訴記者:“身上的這些淤青都是因肝硬化引起的,肝功能出現問題後,導致凝血功能下降,每次打完點滴抽針後,針眼處就會出血,往往要一個多小時才能止住。”


據瞭解,湯月紅在10年前被查出患有乙肝,當時因無明顯癥狀,未引起她和傢人的重視。直到去年6月,她開始出現相關癥狀,11月被確診為肝硬化住院治療。盡管醫院對其精心治療,但因延誤瞭最佳治療時機,而且她本身的肝臟基礎太差,肝硬化程度依然逐步加劇。今年7月8日,醫院還下發瞭病危通知書。直到此時,袁老才獲知女兒患重病一事。“為瞭治病,我們已花費瞭20多萬元,把房子也賣瞭,現在我們隻好在外面租房子住。”湯月紅的丈夫陳大海無奈地說。


帶著輸液瓶送別父親


“母親本來身體就不好,常年疾病纏身,我們一直沒敢跟她說,醫院下發病危通知書後,萬不得已才通知瞭她。”陳大海說。


湯月紅是傢裡最小的女兒,且在媽媽身邊呆的時間最長,所以,在所有子女中,袁老對湯月紅也特別疼愛。在得知女兒病危的消息後,80歲的袁老痛心不已,一想到女兒病危,就老淚縱橫,一心想要捐肝救女。“母親從小就對我疼愛有加,點點滴滴都充斥著母親的疼愛。”湯月紅回憶道,“記得我上初中的時候,有一次腳被燙傷瞭,母親上山到處給我采草藥,天天背我上學,那時母親已經50多歲瞭,還要背我走很遠的路送我去上學。”


湯月紅從小就特別孝順父母,長大後更是如此。袁老說:“有一次我生病住院,她基本上天天都來照顧我,送吃的,付藥費。去年11月份她爸爸去世的時候,她剛好生病住院,但仍不顧醫生的勸阻,帶著輸液瓶回來送別父親。”


希望得到有效治療方案


據馬王堆醫院感染科的醫生介紹,按照湯月紅目前的情況,最行之有效的方法就是轉到具備相關條件的大醫院做肝臟移植手術。但湯月紅卻擔心,按她目前的身體狀況,如果要動手術的話,很難止血,因此不適合做移植手術。


采訪中,湯月紅的傢人表示,希望得到社會上好心人的幫助,尋求到更好、更有效的治療方案。如果你有好的建議,如果你想幫助這位孝順的女兒和充滿母愛的母親,不妨撥打本報熱線96333。





starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()





交友,single club-80歲母親欲捐肝救女續 北京醫生願為其免費治病

















【date, dating, speed dating 極速約會, speed dating, Speed dating newfdgathering, Love, 愛情, 約會, 徵友, 交友, 交友網, Match, Matching, 配對, 婚姻介紹, discuss, single, single club, 朋友, 單身派對, 足球, 籃球, 單車, facial, 美容, 男士美容, 多媒體, 塔羅牌, 蛋糕課程 】

本報訊(記者 小劉軍 實習生 張蓓)本報前日報道瞭80歲的老母親袁傑要捐肝挽救身患肝硬化的女兒湯月紅的感人故事後,引起瞭社會各界的強烈反響。


前日上午起,本報熱線96333電話不斷,來自本市以及北京、邵陽等地的醫生、病友、營養師紛紛打來電話表示關註,想要幫助身患肝硬化的湯月紅。其中,一位北京的胡醫生在撥通本報熱線後顯得非常激動,他說:“我是在網上看到這則消息的,在看到80歲的袁老為救愛女願意捐肝,而且把傢裡房子都賣瞭後,十分感動。希望自己能夠為她們盡自己的一份力量。”胡醫生表示,做肝臟移植手術風險非常大,自己願意免費用藥物為她治療。一位病友表示,他以前也得過肝硬化,後經過半年時間的藥物治療後,肝硬化明顯好轉,而且花費在1萬元以內。


湯月紅在得知這一好消息後,激動地說:“我真的沒想到會有這麼多愛心人士願意幫我,太感謝瞭。”其丈夫陳大海說:“看到有這麼多愛心人士在幫助我們,我絕不會放棄的,隻要還有一點希望,我都會盡全力,幫她把病治好,絕不辜負好心人的一片心意。”





starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()





交友,single club-80後舉辦耗資30餘萬元皇傢婚禮(圖)

















【date, dating, speed dating 極速約會, speed dating, Speed dating newfdgathering, Love, 愛情, 約會, 徵友, 交友, 交友網, Match, Matching, 配對, 婚姻介紹, discuss, single, single club, 朋友, 單身派對, 足球, 籃球, 單車, facial, 美容, 男士美容, 多媒體, 塔羅牌, 蛋糕課程 】

 


全盤皇傢風格


天府早報1月11日報道8名“皇傢儀仗隊”護衛,百萬賓利座駕,“飛艇”送來結婚指環……昨(10)日中午,在傢園國際酒店,一對80後戀人成為瞭一場耗資30多萬元華麗宮廷婚禮的男女主角。新娘任馨雅是牛津大學的高材生,新郎成磊則是一名房地產營銷策劃公司老板。華麗的婚禮讓人羨慕,但也被不少市民指為“不合時宜”,無論是頂著金融風暴的情況下,或者在災後重建的背景下。


現場 全盤皇傢風格


歐式風格的門廊、繁復華麗雕刻的乳白色花臺、位於樓梯上的花園輕紗羅幔,每桌婚宴上擺放的花式燭臺……這場由唯愛婚禮策劃的宮廷皇傢婚禮,采用瞭很多華麗佈景元素,會場還處處點綴著白色的玫瑰花、金魚草、鈴蘭花束,顯得典雅富麗。


除瀑佈煙花、飛火流星等炫目的煙火,這場婚禮最受關註之一莫過於“皇傢儀仗隊”的出場。8名身高都在1米8以上的體院大學生們身著皇傢儀仗隊服裝,頭戴高高的黑色熊皮帽,身著紅色軍裝上衣,手執佩劍,帥氣逼人。


迎娶 百萬豪車出場


現場,新郎成磊乘一輛價值上百萬的賓利車緩緩駛近瞭會場,手持花束下車步入瞭會場,單膝跪地,“老婆,嫁給我吧!”一聲洪亮的求婚誓言果真喚得新娘任馨雅笑盈盈地現身於樓梯上的花亭,接著“飛艇”送來結婚戒指,飛艇上書寫著新郎成磊的承諾:“小雅,相信我會給你一輩子的幸福。”


交換戒指後,兩人激動相擁,“謝謝你嫁給我這個毛頭小子”、“我會特別珍惜肚子裡的這個寶寶,一傢三口幸福地走下去。”兩人相互真情告白,雙眼都淚光翻湧。


花費 新娘稱有30萬


這場華麗的婚禮,據新娘任馨雅介紹,投資在30萬元。其中,記者通過婚慶公司瞭解到,婚禮本身的排場花費為6萬元;而婚宴承辦酒樓則透露,新人辦瞭60桌酒席,以目前每桌2000—3000元的價格計算,這一項花費在12萬元至18萬元之間;此外,現場準備的煙酒也花費瞭數萬元。


據悉,兩位新人都是80後,從認識到交往,有一年多時間。新郎成磊僅23歲,已在06年底開辦瞭自己的房地產營銷策劃公司,那輛上百萬的賓利豪車也是傢裡的財產。新娘任馨雅年僅24歲,從牛津大學攻讀金融專業回國後不久,通過朋友認識瞭成磊。


聲音 刺痛房奴和災區


盡管如今各行業都受到金融風暴的影響,但成磊堅定地說:“因為這是人生的大事,不會因為這些改變,我們兩個都很重視這場婚禮,畢竟一生隻有一次,一切都值得。”雖然新郎言語肯定,但也有不少市民對此持否定態度。在隨後的采訪中,一名史姓市民表示:“很華麗,但很不合時宜。完全就是炫耀罷瞭,真有那麼多錢應該有很多其他用處的——至少在災區有很多用處。”同為80後的成都市民馬小姐理性評價為:“我們這代人都想當王子、公主,正常。但這麼奢侈地花掉,有點傷害房奴。”也有市民郭先生認為這無非又是“炫富”,“沒啥奇怪的,不想理睬。”





starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()





交友,single club-7旬老漢從安徽徒步71天到廣東探視獄中養子(圖)

















【date, dating, speed dating 極速約會, speed dating, Speed dating newfdgathering, Love, 愛情, 約會, 徵友, 交友, 交友網, Match, Matching, 配對, 婚姻介紹, discuss, single, single club, 朋友, 單身派對, 足球, 籃球, 單車, facial, 美容, 男士美容, 多媒體, 塔羅牌, 蛋糕課程 】

核心提示:一位72歲的老人,帶著身上僅有的幾十元錢,從安徽太和縣徒步走到廣東連平監獄,整整走瞭71天,就為見一眼在這裡服刑的兒子。兒子愧疚抱頭痛哭,稱要好好改造,爭取減刑。


 


72歲的老人走瞭71天,馬上要見到兒子瞭,心情隻有老人傢自己知道。(連監攝)


 


記者在監獄采訪犯人謝飛(化名)


一位72歲的老人,帶著身上僅有的幾十元錢,從安徽太和縣徒步走到廣東連平監獄,整整走瞭71天,就為見一眼在這裡服刑的兒子。這是一段怎樣感人的故事!記者昨日走進連平監獄,深入采訪瞭故事背後的感人細節。


七旬老人千裡徒步


今年1月14日下午4時許,連平監獄來瞭一名特殊的服刑人員傢屬———一位年逾七旬的老人,穿著破舊的棉襖,一手拖著裝棉被的袋子,一手拿著飯盆,拄著拐杖,滿身污垢。這位老人已經72歲,他告訴監獄警察,他已經有一年多沒有看到兒子瞭,這次從安徽來,原本打算坐火車,但身上僅帶有的幾十塊錢不幸給人偷走瞭,所以隻能徒步走過來。


老人傢住在安徽貧困山區,一傢以務農為生,傢境貧寒,兒子入獄後,更是每況愈下,以致連車費都湊不齊。但物質的貧乏並沒有擋住老人思親的腳步。2007年11月4日,老人帶著身上僅有的幾十塊錢,備好幹糧,背上簡單的行囊,向千裡之外的目的地———廣東連平監獄出發瞭。一路上,為瞭節省開支,他晚上睡在屋簷下、公路邊,渴瞭就喝自來水;餓瞭吃幹糧,最後連幹糧也吃完瞭,老人從湖南境內起就靠撿垃圾堆裡的剩菜剩飯吃,一路乞討過來。從安徽到廣東有1000多公裡,老人從2007年11月4日啟程,於2008年1月14日到達連平監獄,足足走瞭71天!是親情的力量,支撐著古稀之年的老人,用雙腳丈量著千裡大地。


兒子愧疚抱頭痛哭


向記者回憶起當時的場景,謝飛(化名)仍流淚不止。“走進會見室的時候,我一下子就看到父親瞭,他瘦瞭不少,頭發全白瞭,見到我的時候就哭瞭……”謝飛低著頭,眼睛裡噙著淚水。謝飛告訴記者,他原來是老傢做木工活,因為傢庭經濟壓力很大,他2006年南下廣東博羅打工,但是一直不順利。一念之差誤入歧途而鋃鐺入獄,被判刑4年,留下年邁的父母、妻子及4個小孩。在連平監獄服刑的他一直不敢告訴父母親,也不敢申請撥打電話,心裡一直很愧疚。


得知父親是步行過來,謝飛心痛不已,從不流淚的他也忍不住抱頭痛哭。看到兒子在獄中平安健康,聽到監獄執法公正、管理文明,老人傢放下瞭心中的石頭。在會見期間,老人說得最多的話,就是鼓勵兒子在獄內安心改造,平平安安,兩年後出來後重新做人,重振傢業。謝飛聽著老人傢的話,默默地點頭。“我心裡既感動,又難受,我想,我唯一能做的,就是好好改造,讓父母親放心,早點出獄,擔當起養傢糊口的重任。”


而更讓人意想不到的是,直到記者昨日在監獄裡采訪謝飛,他才哽咽著告訴記者他一直沒透露的一件事:“老人傢是我的養父……”原來,謝飛10歲就成瞭孤兒,是好心的老人收養瞭他,辛苦地養育他,一直到長大成人。





starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()





交友,single club-7旬老太照顧生病心上人終成眷屬(圖)

















【date, dating, speed dating 極速約會, speed dating, Speed dating newfdgathering, Love, 愛情, 約會, 徵友, 交友, 交友網, Match, Matching, 配對, 婚姻介紹, discuss, single, single club, 朋友, 單身派對, 足球, 籃球, 單車, facial, 美容, 男士美容, 多媒體, 塔羅牌, 蛋糕課程 】

 


 


 


瞧這老兩口多恩愛周和/攝


本報延邊電近日,在敦化市夕陽紅康樂園生活的杜忠河和張慧英老人在康樂園裡喜結良緣。提起這兩位老人的結合,還有一段曲折而有趣的愛情故事。昨天下午,記者在康樂園裡采訪瞭兩位老人,他們幸福地向記者講述瞭張大娘是如何“征服”杜大爺的經過。


帥氣的他吸引瞭靦腆的她


杜忠河大爺今年68歲,是地質部門退休的幹部。張慧英大娘今年70歲,是林區退休職工。兩位老人的兒女都非常孝順,但因他們都是老伴去世得早,所以晚年都感覺很孤獨。應兩位老人的要求,兩傢子女先後將老人送到夕陽紅康樂園。


進康樂園不久,在140多位老人中,張大娘發現一個身材高大、風度翩翩、溫文爾雅的叫杜忠河的大爺給她留下深刻的印象,張大娘開始怦然心動。可張大娘是個靦腆的人,面對整天見面的杜大爺,想要表明心意,她卻不好意思。


大兩歲首次提親失敗


就在這時,張大娘的一位嫂子正在康樂園裡上班。張大娘把心事和嫂子說瞭,她嫂子也覺得她倆挺般配。於是,張大娘的嫂子在他們中間擔當起瞭“紅娘”的角色,上門去找杜大爺提親。


沒成想,當張大娘的嫂子把張大娘的心意說給杜大爺時,遭到瞭他的一口回絕。理由很簡單:杜大爺覺得張大娘的年齡比自己大兩歲,他不想找一個比自己大的媳婦。


四女“助陣”再提親受挫


第一次提親受挫的張大娘決定“搬兵”。她打電話將心事和四個女兒說瞭,女兒們非常支持母親,一起找到杜大爺,做杜大爺的“思想工作”。然而,杜大爺還是不同意。


病中照顧她“征服”瞭他


就這樣,兩個人的事兒一拖就是半年。此時,康樂園裡的另外一名老人向張大娘發起愛的攻勢,可杜大爺還是絲毫沒有表示。


就在大傢覺得沒有希望的時候,張大娘的一個舉動讓兩人的感情峰回路轉。有一天,杜大爺病倒在床,張大娘知道後,來到病床前對杜大爺細心照顧,使杜大爺的病得以很快痊愈。令杜大爺和所有人都意外的是,杜大爺病好後,張大娘竟然主動給他介紹瞭一位小他好幾歲的老伴。沒想到,杜大爺說,“你對我太好瞭,再年輕的人我也不看瞭,我就選你瞭。”張大娘的執著追求終於贏得瞭杜大爺的心,兩人走到瞭一起。


近日,康樂園給兩位老人騰出房間,買來彩緞和鮮花佈置瞭新房,100多位老人扭起大秧歌為他們慶祝,在雙方子女和康樂園的操辦下,杜忠河大爺拉著張慧英大娘的手走進瞭婚姻的殿堂。“有瞭老伴,我們的生活現在一點都不孤單。”現在兩位老人每天形影不離地生活在一起。


 





starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()





交友,single club-7名船員以尿充饑海上漂流5日生還(組圖)

















【date, dating, speed dating 極速約會, speed dating, Speed dating newfdgathering, Love, 愛情, 約會, 徵友, 交友, 交友網, Match, Matching, 配對, 婚姻介紹, discuss, single, single club, 朋友, 單身派對, 足球, 籃球, 單車, facial, 美容, 男士美容, 多媒體, 塔羅牌, 蛋糕課程 】

 


3月9日19時多,經歷瞭多次靠近失敗後,南海救159輪終於將救生筏上7人成功救起


 


剛被救起的漁民在南海救159輪上狼吞虎咽地吃熱面條


奧一網訊 3月5日下午1時許,100噸位左右的鐵殼漁船“閩東漁1378”載著13名船員從福建東山港出海捕魚。4小時後,漁船被風浪擊沉。7人乘救生筏逃生,於3月9日在廣東海域被漁船“海豐11206”救起,並於昨日凌晨1時被南海救159號拖輪救至深圳大鵬灣。失蹤的6人至今仍下落不明。


海上翻船以尿充饑


據生還漁民陳改進講述,3月5日下午5時許,漁船在距離東山港約40海裡處突遭9至10級風浪襲擊而沉沒。“我一下子懵瞭!


幸好船上備用的救生筏很快浮瞭上來,成為我們的救命稻草。”當時救生筏距離陳改進隻有10米左右,他果斷地跳到海裡去,最後遊到救生筏上。


清點發現僅7人逃到筏上,包括船長在內的其他6人失蹤。


由於救生筏沒有安裝動力,筏上也沒有任何通訊工具或衣物、食物,7名逃生者隻能隨波逐流,聽天由命。“渴瞭,我們就喝自己的尿;冷瞭,就抱在一起睡覺。”說起自己喝尿的經歷,生還者之一陳文元顯得有些尷尬,他說幸好在救生筏上找到瞭一個水鬥,才解決瞭裝尿液的難題。


漂泊五日終遇救命船


據這群生還者講述,頭兩天他們確曾看到兩三艘過往漁船,“我們向漁船揮手,還大聲喊救命。但最後船還是開走瞭。”


真正的救星3月9日出現。當天上午9時左右,一艘編號為海豐11206的漁船在擔桿島附近海域發現瞭他們,並及時將他們救起。救人漁船於當天中午12時許撥打110報警。在廣東省搜救中心的指揮下,在大星山附近海域值班的159號拖輪迅速趕往報警點,當晚7時48分找到漁船“海豐11206”。因海上風浪大,用瞭一個多小時才把七人全部接到救助船上。隨後拖輪在深圳基地的指揮下,徑直趕往深圳鹽田港。


昨日凌晨1時許,南海救159號抵達鹽田港碼頭。東山縣副縣長何金水和縣海洋與漁業局局長李振興帶隊在岸邊迎接,大傢相擁而哭。上午11時許,這些漁民終於被平安帶回傢。


-逃生群像


想得最多的是傢人


43歲的陳改進已經在海上漂泊瞭近20年。逃生時從漁船遊到救生筏的十米距離對他來說,就像舉著提筆一樣簡單。但這樣的事故,卻是他大半輩子未曾碰到的。


到瞭最後一天,饑渴和寒冷即將沖破他求生意志的底線。“我想,如果再過一天得不到救助,我就活不瞭瞭。”支撐他活下來的,是傢中的“糟糠之妻”和三個可愛的兒女。陳改進說,在海上漂泊的時候,他想得最多的是自己的傢人。


如果是一個人必死無疑


為瞭活下去,在被海水圍困的數天裡,24歲的陳偉國和其他逃生者一樣,喝自己的尿解渴,“剛開始不敢喝,但實在太渴瞭也沒辦法,閉上眼胡亂灌進去就完事瞭。”據他們介紹,救生筏上剛好有一個水鬥,作為盛器之用。


晚上,海上的氣溫急劇下降。這些逃生的人們隻得擠在一起互相取暖。“出事時我們穿的衣服都很少,而且被海水濕透瞭。如果是一個人,必死無疑。”


來源:奧一網


 





starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣()

Blog Stats
⚠️

成人內容提醒

本部落格內容僅限年滿十八歲者瀏覽。
若您未滿十八歲,請立即離開。

已滿十八歲者,亦請勿將內容提供給未成年人士。