agen bola,betting-Euro Akan Tutup Usia, Krisis Spanyol Pecah Belah Uni Eropa?


【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】

 

13408869291164847633

Gambar ilustrasi. Sumber : http://financeroll.co.id/wp-content/uploads/2012/05/euro_piggy_bank-300×204.jpg

 

Seperti dalam judul tulisan inikah “nasib” mata uang Euro yang dipergunakan oleh 28 negara Zona Eropa? (17 negara Uni Eropa dan 11 negara non Uni Eropa -red) pengguna mata uang Euro? Kelihatannya memang bombastis, tapi tunggu dulu, apa sesungguhnya ancaman dibalik nasib mata uang Euro yang baru dipakai resmi sejak 1 Januari 1999?

Pada pertemuan sidang pengawasan parlemen Spanyol di Madrid (27/6) lalu, Menteri Ekonomi Spanyol Luis De Guindos yang diminta keterangannya pada sidang terbuka tersebut menyampaikan sikap skeptis pemerintah bahwa Spanyol sudah tidak mampu lagi membiayai negeri mereka karena krisis ekonomi.

Selain itu, obligasi atau surat pernyataan utang yang diterbitkan oleh pemerintah Spanyol dengan bunga sangat tinggi (bahkan melebihi pertumbuhan ekonomi) juga tidak diminati oleh pasar lagi termasuk pasar dalam negeri, tidak tertarik dengan iming-iming bunga tinggi ditengah ketidakberdayaan pemerintah membayar suku bunga.

Pantas, kini Spanyol seperti meratap merenungi nasib mereka ditengah eforia piala Eropa yang gegap gempita ternyata nasib di dalam rumah tangga sedang dilanda paceklik. Pantas juga dalam sidang tersebut terbuka di parlemen Spanyol hampir sebagian besar anggota parlemen tertunduk lesu tak bersemangat membayangkan monster krisis akan seperti apa sikapnya mngobrak-abrik perekonomian Spanyol suatu saat nanti.

Akan tetapi apakah benar posisi Spanyol dalam Zona Euro? itu sangat tergantung pada Spanyol? Apakah Spanyol satu-satunya negara yang paling menentukan dalam menjaga stabilitas mata uang Euro?Mengapa bukan Portugal, Yunani dan Irlandia yang sudah duluan mengecap dampak krisis moneter?

Menurut data yang dilansir dari BBCNews (http://www.bbc.co.uk/news/business-17866382) tingkat pengangguran di Spanyol triwulan pertama 2012 mencapai 24,4% (5,7 juta) dari golongan angkatan usia kerja. Angka penganggruan ini jauh lebih tinggi dari angka pengangguran pada periode krisis pertama (2008 - 2010) pada saat itu mencapai 20%.

Selain itu, dalam KTT Uni Eropa yang diselenggarakan di Roma pada 22 Juni 2012 lalu, untuk pertama kalinya Jerman dan Perancis bersitegang soal rencana strategis berbau politis yang akan digerakkan oleh Bank Sentral Eropa dalam menyelamatkan mata uang Euro. Francois Hollande bersitegang dengan Angela Merkel secara terbuka. Ini adalah ketegangan kedua Perancis dan Jerman sejak berbeda pendapat pada saat menangani krisis Yunani 30 bulan atau hampir 3 tahun lalu.

Sementara itu, pada periode triwulan pertama ini saja jumlah orang yang kehilangan pekerjaannya hampir mencapai 400 ribu orang. Belum lagi sektor perbankan harus diselamatkan dengan meningkatkan jumlah utang Spanyol dari negara-negara UE dan Bank Sentral Eropa sehingga menambah beban cadangan devisa negara untuk membayar bunga pinjaman yang mencekik leher Spanyol sendiri.

Salah satu agen survey bidang Ekonomi? ternama dunia, Standard & Poor’s memperdiksi bahwa pertumbuhan ekonomi Spanyol tahun ini akan minus 1,5% dari prediksi pertumbuhan yang diharapkan 0,3% tahun 2012 ini.

Kondisi Spanyol sekarang mirip dengan kondisi Yunani pada tahun 2007 -2010. Tak heran, Menlu Spanyol, Jose Manuel Garcia Margallo? menilai ini adalah krisis terbesar dengan hadirnya angka-angka yang mengerikan bagi semua orang dan pemerintah Spanyol.

Salah satu Bank terkenal di Spanyol, HSBC melalui kepala Ekonomi, Stephen King mengatakan bahwa Spanyol sudah mirip dengan Yunani karena kriterianya masuk dalam siklus yang sama dengan krisis Yunani tahun 2007 lalu.

Sedemikian hebatnya goncangan Spanyol. Meskipun? goyang Espana tidak mempengaruhi goyangan pemain Spanyol yang sedang berlaga mencapai gelar juara Eropa, akan tetapi benar, sedikitnya krisis Spanyol menambah deretan negara-negara maju di Eropa yang terkena krisis moneter dan ekonomi.

Apa sebab Spanyol menderita? Tentu banyak alasannya, terutama adalah ketidak berhasilan Spanyol mengelola sumber pinjaman untuk mendorong ekspor lebih tinggi. Sejumlah pinjaman dipergunakan untuk membangun sektor non manufaktur.

Sumber dana diarahkan lebih intensif ke arah sektor pariwisata dan pembangunan armada pertahanan Spanyol. Akibatnya, sektor industri komersial menjadi lesu, eksport menurun dan cadangan devisa negara terkuras habis, pengangguran membengkak dan siklus ini akan bermuara pada kejatuhan Spanyol dalam kekacauan politik yang mengarah pada gangguan stabilitas monarki Spanyol.

Jika saja sistim monarki Spanyol terganggu maka dikhawatirkan beberapa negara berhaluan Monarki di dalam UE akan ikut terganggu meskipun belum tentu akan runtuh. Akan tetapi kondisi khaos atau kekacauan politik dan keamanan yang diakibatkan oleh ancaman tersebut bisa memancing rusaknya tatanan ekonomi di beberapa kerajaan lainnya seperti di Belanda, Inggris, Luxmburg, Belgia dan sejumlah negara lainnya.

Mungkin itu juga pesan tersirat dari disampaikan oleh Perdana Menteri Rajoy yang dikutip dari Kompas edisi Kamis (28/6/2012) di halaman Internasional, “Jika Spanyol kesulitan, maka hal itu akan menularkan kesulitan besar ke seantero 17 negara anggota zona euor”. kata Rajoy kurang bersemangat.

Jumlah penduduk? Spanyol (lebih kurang 46 juta jiwa) belum sebanyak jumlah penduduk Inggris (lebih kurang 64 juta) atau Jerman (lebih dari 83 juta), akan tetapi yang membedakannya adalah tingkat pengangguran di Spanyol teramat tinggi dibandingkan dengan tingkat pengangguran di negara-negara Uni Eropa.

Inikah awal jatuhnya ekonomi penyanyi la isla bonita setelah bertahan pada krisis pertama pada 2010 lalu?? Ataukah warga La Isla Bonita akan bernyanyi lebih ceria kembali, selain kembali mampu bertahan dari ujian babak ke dua krisis moneter dan ekonomi, juga berhasil mempertahankan kali yang kedua piala Eropa ke negeri eksotik tersebut?

Meskipun goncangan ekonomi akibat krisis moneter dibeberapa negara Eropa telah terjadi bebrapa kali hal itu semoga tidak akan menutup usia mata uang euro yang baru berusia 13 tahun. Rakyat dan pemerintah Spanyol diharapkan akan mampu meningkatkan daya tahan ekonomi mereka seperti yang pernah kita alami beberapa tahun silam. Spanyol diharapkan tidak terjebak dalam krisis lebih dalam yang mengancam stabilitas ekonomi dan politik negara-negara UE atau negara yang tergantung di dalamnya.

Salam kompasiana

abanggeutanyo

 

創作者介紹
創作者 starfeeling 的頭像
starfe

starfeeling

starfe 發表在 痞客邦 留言(0) 人氣( 18 )