agen bola,betting-Kompensasi Akibat Delay di Dunia Penerbangan |
| 【agen judi, agen bola, betting, bandar bola, baccarat, poker, games, agen bola ibcbet, agen bola terpercaya, agen bola tangkas, agen bola sbobet, situs judi bola, judi online, sbobet, ibcber】
Ilustrasi/Admin (Shutterstock)
Di dunia penerbangan , soal delay - penundaan penerbangan , pembatalan , cancellation flight adalah persoalan biasa . Bagi insan yangberkecimpung didunia aviasi, ya lumrah. Kata orang Amerika, no big deal , no big thing ! Bagi masyarakat awam ya gak biasa. Dirasa merugikan. Jelas donk menjengkelkan. Menimbulkan keinginan untuk ngambek, marah mengelujarkan caci maki . Ha ha ha ?emangnya pilot gak ?kesel? Emangnya awak kabin gak kesel? Emangnya petugas stasion gak kesel? Emangnya para teknisi gak kesel? Ya semuanya kesel! Tapi keselnya pilot, keselnya awak kabin, keselnya petugas stasion , keselnya petugas teknisi, ya cuma, ya hanya berwujud kesel saya! Sebabnya ya lantaran gak bakal ada potongan salaris atau potongan pendapatan . Tapi ada yang bukan cuma rasa kesal yang dialami, ada yang lebih dari itu. Ada bayangan rugi, ada bayangan kebangkrutan yang dirasakan. Siapa yang sial itu, lha pemilik perusahaan penerbangan yang bersangkutan donk ha ha ha ha ! Emang jadi orang kaya , jadi orang berduit, selalu senang ?? Delay, cancell, kerusakan mesin, cuaca buruk ?adalah masalah yang bukan masalah lantaran sudah biasa. Sesuatu yang tidak pernah diharapkan terjadi tetapi selalu diantisipasi bisa dan bakal terjadi. Bisa dikatakan setiap saat, dimana pun bisa terjadi. ?Hambatan bisa terjadi karena ada sesuatu peralatan, baik mesin, baik bagian elektris, sistem bahan bakar, sisteim kontrol hydraulik, sistim radio, sistem kendali pesawat, sistem pemecah es ?di bagian lingkaran mulut mesin, pemecah es di sepanjang bagian depan sayap, sistem pemampatan udara agar bisa dijadikan oksigen agar penumpang pesawat tetap bisa bernapas di ketinggian sekian puluh ribu kaki di atas permukaaan laut dan sekian komponen yang berada dan harus berada dan harus berfungsi selama penerbangan. Secara umum kondisi pesawat bila sedang mengudara , terdiri dari tiga kondisi. Kondisi normal, ya tidak usah dibicarakan. Ada kondisi abnormal, ya misalnya mesin pesawat satu tidak berfungsi. Ya ini masih dianggap abnormal. Lantaran sudah diperhitungan pesawat akan mampu diterbangkan dengan satu mesin berfungsi, yaitu bagi pesawat yang bermesin dua. Kondisi ini akan berpengaruh pada ketinggian pesawat. Biasanya untuk mempertahankan kecepatan optimum ketinggian pesawat harus diturunkan. Karena hanya satu mesin berfungsi ya kecepatan akan berkurang. Dan keuntungan pesawat terbang derngan sebuah pesin, pasti waktu pesawat ?mengudara akan lebih panjang. Ini disebabkan penggunaan bahan bakar yang lebih sedikit. Tapi karena terjadi ketidak seimbangan tenaga mesin, ya silahkan pilot berkeringat menggunakan tenaganya agar pesawat bisa balance diterbangakan . Walaupun pesawat tidak dinyatakan dalam kondisi emergency, senaiknya semua orang yang berada didalam pesawat berdoa agar misalnya cuaca bersahabat. Menerbangkan pesawat dengan salah satu mesin tidak berfungsi dalam kedaaan cuaca buruk, ya lumayan bisa lupa dimana menyimpan dompet he he he . Kondisi emergency ya terutama bila ada kebakaran. Atau asap didalam kabin yang bisa menyebabkan kematian. Kedua mesin tak berfungsi, tapi amat jarang .Kecuali pilotnya terlalu banyak dosanya. Atau barangkali terlalu banyak penumpangnya koruptor yang sedang diburu KPK. Pesawat dimanapun, kapanpun diterbangkan oleh siapapun harus kudu mesti menurut buku panduan yang baku ?yang berlaku bagi siapapun pilotnya. ?Artinya bila mau selamat, take off dari runway beneran dan landing di ?runway beneran. Bukan disawah, bukan di kebun, bukan disungai, bukan dilaut dan setelah mendarat masih berada didunia nyata bukan dialam akherat atau alam baka!. Dimulai saat cockpit ?crew , Captain dan First Officer ( Co Pilot ) memeriksa pesawat didarat sebelum naik kedalam pesawat ?( istilah penerbangan Pre flight check ) , juga awak kabin lain harus sudah berdasarkan buku panduan , mempergunakan check list. Ini penting agar tidak ada yang dilupakan dan terlewati. Dimulai dengan membaca log book pesawat . Disitu tertera laporan awak pesawat terdahulu apakah ada sesuatu kelainan , sesuatu yang tidak berfungsi baik dan laporan kelainan itu harus sudah diperbaiki oleh para teknisi sesuai kewenangannya yang tertera di license masing masing yang valid. Masuk ke cockpit mulai dari pengaturan seat masing masing ?berdaasarkan check list. Cockpit Checklist dilaksanakan, Captain menerima laporan kesiapan awak cabin. Kondisi umum cabin , jumlah dan kondisi fire extinguiser, oxygen bottles , emergency doors, emergency windows ?dlsb .Itu semua berdarsarkan cheklist. Urusan semua awak pesawat ialah check list , check list dan checklist, Di cockpit pesawat ada dua set buku panduan.Satu set disisi kiri ?Captain seat , satu set disisi Co pilot seat , Juga didalam navigation bag masing masing tiap pilot harus membawa buku panduan itu. Biasanya buku panduan lengkap , handbook pesawat, buku navigasi, semua check list , abnormal dan emergency ?termasuk Aircraft Operation manual .. Jadi bila pilot tiap terbang bawa dua bag atau koper , ya satu untuk serep pakaian yang satu isinya cuma buku buku panduan dan checklist dan checklist . Makanya jarang navigation bag pilot ada yang curi lantaran gak ada duitnya . Paling paling yang berharga alamat dan nomor telpon orang penting yang bukan muhrimnya ha ha ha ! Penanganan ketidak beresan pesawat ?terdiri bagaomana mengatasi bila masih didarat dan bila sudah mengangkasa .Abnormalitas dimulai saat mulai start engine , bagaimana harus membatalkannya bila temperatur mesin meningkat galak .Rata rata bila penunjukkan mesin dengan cepat jangan dibiarkan seenaknya menuju 720 derajat Celcius . Dalam 2 (n dua) detik ?kenaikan suhu mesin harus dicegah . Bila dibiarkan mesin bisa jadi gulali.Harganya ya mungkin ” cuma ” 200 ribu USDollar bila rusak. Selain sekian buku panduan dan check list , disetiap pesawat juga dilengkapi dengan daftar No Go Item list .Bila terjadi sesuatu yang tertera didalam NO GO Item list ya pesawat tidak boleh digerakkan . Ada juga list yang diembel embeli Pilot Discretion . Nah ini ?yang sering jadi persoalan. Namanya diskresi ya terserah yang diberi tugas donk. Tiap kepala punya pertimbangan sendiri sesuai dengan kemampuan umum tiap manusia. Misalnya radar komponen , bila hari itu merupakan penerbangan pertama dari suatu bandara , radar U/S ya no go item. Harus diganti atau diperbaiki walaupun cuaca terang benderang saat itu. Tetapi bila misalnya kita terbang dari JKT Ke Medan , kebetulan di Medan radar rusa , nah itu bisa dembel embeli: pilot discretion. Soalnya sederhana , saat terbang dari , dianggap pilot sudah bisa dan mampu memprediksi perkembangan cuaca. Radar itu dipergunakan intinya agar bisa membaca cuaca , keadaan awan misalnya dihadapan pesawat. Bila pilot mampu memprediksi cuaca bagus dalam perjalanan baik ya diskresi dia untuk terus terbang. Tapi bila prediksinya cuaca akan memburuk , ya perbaiki dulu .Artinya delay. Berapa lama tergantung , spare yang availlable atau kondisi ?kerusakan.Ini delematis .Karena bila pilot memutuskab go ,ternyata ditengah jalan cuaca ” busuk ” ?ada turbulence ?atau goncangan keras dan menyebabkan ada penumpang yang cedera , ya siap ?dengan konsekwensi nya .Tuntutan penumpang . Menghadapi grounded dlsb. Pembatalan penerbangan sekali lagi bisa terjadi saat pesawat menuju landasan pacu, tiba tiba ada kelainan didalam komponen atau mesin pesawat , ya balik ke apron atau tempat parkir .Namanya RTA return to apron. Menunggu perbaikan kerusakan. Waktunya ya amat tergantung dari besar kecil kerusakan atau kelainan pesawat. Tujuannya nya keselamatan , flight sefety. BIla sudah mengudara baru tinggal landas kek, setelah sekian menit kek atau sekian jam , balik ke bandara semula ya namanya Return to Base RTB. Perhitungannya ya faktor keselamatan .Lagi lagi karena flightsafety. Mencegah sesuatu yang lebih parah dan berbahaya . Berapa lama delay, berapa lama perbaikan ya susah diprediksi . Dari uraian secara umum ya apakah delay atau cancellation suatu penerbangan akan berkurang lantaran adanya Kep. Menteri yang mengharuskan pemberian kompensasi bagi penumpang, akan berkurang ya nha ha ha ?tanya saja kepada burung gereja yang beterbangan disekitar ruang tunggu . Ini bukan karena rasa pesimistis tapi berdasarkan kenyataan, bahwa betapapun hebatnya , betapapun ?jagonya ya karena faktor safety , faktor keselamatan harus menjadi alasan utama. ?Kompensasi itu “peanut” kacang bagi perusahaan penerbangan . Kompensani 200 penumpang @ Rp 100.ooo , itu baru ?20 juta . Apa artinya? ?Tapi bila ada pemaksaan kehilangan nyawa dan pesawat berapa nilainya .Nahyang ini tanya Tuhan. Delay1 jam , delay 2 jam ?bahkan batal sama sekali, ya masih bisa diulang keesokan harinya. esok hari batal juga ya masih ada hari lain. Nah bila “jebul” nya diakherat surga atau neraka piye toch jadinya !? Sebagai catatan memang ada delay atau cancellation yang disebabkan missmanagemant. Ini namanya nafsu besar tenaga kurang , Mungkin mendekatai kara racckkus , yaitu memprogramkan rencana penerbangan yang dipaksakan dengan ?keterbatasan armada . Atau mungkin juga terlalu memaksakan utilitisasi ?pesawat .Misalnya ?departure dari suatu bandara ?katakannya 0600 , dengan schedule flight menunggu kedatangan pesawat dari suatu bandara yang mepet dan bukan connection flight , katakanlah eta 0500 . Schedule pesawat seperti ini terlalu riskan dan tidak akan dilaksanakan bila yang menangani pemasaran dan opersional ?gak goblok goblok amat. Dunia penerbangan biar “,small world ” tapi tidak bisa dilepaskan kaitanya dengan pelbagai ilmu. Dunia penerbangan tidak cuma ditentukan oleh pilot atau oleh teknisi atau oleh awak kabin atau oleh bagian pemasaran atau bagian operasional ?tapi harus terintegrasi satu sama lain .Dan jangan lupa faktor Tuhan , memang cuaca siapa yang ?buat . Ya memang bisa saja manusia ?malah merusak siklus sistim , menghancurkan faktor lingkungan dlsb, Tapi misalnya faktor cuaca ?, jangan selalu dijadikan kambing hitam ,disalahkan. Ungkapan kecelakaan apapaun dimanapun jangan yang disalahkan cuaca donk. Ya bila hujan keras naik motor, naik mobil jangan kencang kencang donk. Apakagi dengan konsdisi struktur jalan di negeri kita. Michael Schumacher ngebut di jalan dinegeri kita ?ha ha ha ha ha nyumgsep dia . Pilot yang pinternya cuma pas pas san mendarat dicuaca buruk ya makan lumpur dia . Salah satu faktor yang tak kurang pentingnya juga , ini perlu tenggang rasa . Ambisi pemilik perusahaan ,Memang perlu dihargai pemilik perusahaan penerbangan atau perusahaan apapun juga adalah orang orang yang berjasa membuka lapangan kerja , Tapi jangan lupa pemilik perusahaan terutama penerbangan harus memaklumi bahwa kemampuan profesionalnya dalam teknis dunia penerbangan amatlah minim biasanya. Nah bidang bidang teknis sejogyanya harus diserahkan tenaga profesional . Bila tidak ya contohnya gak jauh jauh amat , nasib perusahaan penerbangan ADAMS AIR’ |
- Jan 21 Mon 2013 20:31
-
Kompensasi Akibat Delay di Dunia Penerbangan

請先 登入 以發表留言。